Pdt.Diana Bachri yg ditahbiskan pd bulan November 1997 di Jemaat GKI Cipinang Elok dan yg betah terus melayani di sana sampai skr ini, pernah menyapa kita dlm SG-GKI edisi12 Jan 2022. Ia berbagi pengalaman dan refleksi atas pengalaman itu:

_”Sepanjang lebih dari 20 tahun melayani,  sebagai  pendeta GKI, saya merasa bersalah karena kerapkali pendeta diminta doa makan dalam pelbagai acara pertemuan. Kesan dan pikiran yang muncul dalam benak saya,  hem…. Pertama, pendeta makan rada banyak atau  justru sering dipandang kurang makan. Kedua, masakan tuan rumah atau pesanan resto atau goo… apalah mungkin perlu dibersihkan dari segala yang kurang baik, sehingga dengan doa dari pendeta maka makanan yang menjadi wujud nyata berkat Tuhan itu akan bermanfaat buat kesehatan semua orang.   Mungkin pengalaman yang saya alami, umum terjadi dan dialami banyak pendeta. Buat saya, permintaan untuk  doa makan ini akan membuat saya ingat bahwa tidak baik ambil makanan banyak karena antrian di belakang saya masih panjang– setelah doa makan, biasanya jadi orang yang pertama  ambil makanan –. Walaupun umum pengalaman memimpin doa makan, saya merasa kita semua,  bukan hanya pendeta perlu terus belajar berdoa baik sebelum maupun sesudah makan.”_

*Pdt. Diana Bachri kembali menyapa kita dlm SG-GKI hari Kamis, 24 Nov 2022*. _*(Bahan intro dr catatan Pdt.Diana, awalan dan akhiran oleh Ronny N, video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dr kantor Sinode GKI)*_
Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *