Rekan sepelayanan saya di GKI Gading Indah ini bernama Sthira Budhi Purwosuwito. Dia dilahirkan di Jakarta Maret 1979. Alumnus STT Jakarta ini menjalani proses kependetaan di GKI Gading Indah. Diteguhkan sbg Penatua tgl 19 Des 2004 dan ditahbiskan tgl 18 Sept 2006. Kalau membaca nama keluarga “Purwosuwito”, mungkin ada yg bertanya pernah apa dng alm boksu The Tjiauw Bian (J. Purwosuwito)? Pdt. Sthira adl cucu alm boksu The Tjiauw Bian.

Pdt. Sthira yg sdh menikah dan dikaruniai dua org anak ini punya pengalaman unik spt yg dituturkannya: _”Kalau yang belum mengenal scr langsung, sering mengira saya ini perempuan. Beberapa kali dalam acara persidangan/konven o/ panitia ditaruh sekamar dng Pdt perempuan. Beberapa kali diminta pelayanan via WA, ditanya “Selamat pagi/siang/malam Ibu Pdt Sthira”, saya jawab “mau cari istri saya atau ibu saya?”. Kalau ditanya “Apakah Ibu Pdt bisa melayani di kebaktian tanggal…”, biasanya saya tidak koreksi, sampai hari pelayanan saya datang mereka kebingungan karena mengharap yang datang perempuan.”_

Harusnya yg mengisi layanan *SG-GKI hari Senin 21 Nov 2022* adl Pdt.Noerman dari GKI Halimun. Namun berhubung ybs sedang dlm proses pemulihan pasca kecelakaan lalin yg dialaminya bbrp waktu lalu maka kita akan disapa oleh *Pdt. Sthira* yg kebetulan pernah mengirimkan _love gift_ bagi para pecinta SG-GKI, alias file rekaman yg kami jadikan cadangan. Kita turut mendoakan kepulihan kesehatan Pdt.Noerman serta penyelesaian studi lanjut yg sedang di tempuh Pdt.Sthira di Melbourne. _*(Bahan intro dr catatan Pdt. Sthira, ditambah-tambahi dan diceritakan ulang oleh Ronny N, video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dr kantor Sinode GKI)*_
Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *