Kita sdh pernah bbrp kali berjumpa dng GKI Tumapel ketika kita disapa oleh Pdt. Aguswiyanto. Berikut ini adl review ttg GKI Tumapel yg ditulis oleh Sdr. Alchossa, capen GKI Tumapel.

GKI Tumapel merupakan salah satu “gereja tua” di kota Malang yang merupakan pengembangan dari GKI Malang. Bersama GKI Bromo, GKI Tumapel menjadi “ibu” yang “melahirkan” jemaat GKI lainnya yang ada di kota Malang. Salah satu ciri khas jemaat GKI Tumapel adalah jemaatnya yang mayoritas adalah lansia. Meskipun mayoritas jemaat adalah lansia, kami mampu beradaptasi dng model “gereja digital” di masa pandemi ini. Dan kehidupan bergereja masih berjalan dng baik hingga saat ini. Jumlah anggota jemaat GKI Tumapel yang terdata terakhir adalah di angka 784 orang, namun jemaat aktif yang masih mengikuti peribadahan sekitar 300 orang.

Nama lengkapnya lumayan panjang dan sulit disebut: Alchossa Frantony Astagusti. Tapi panggilannya cukup Chossa. Cah Grobogan ini lahir thn 1995 (tdk disebutkan tgl dan bulan krn ada dua versi). Dia anak pertama dari dua bersaudara dlm klg pasutri Soeranto (Almarhum) dan Friheni Djokorentjono. Selesai SMP Chossa pindah ke Sragen ikut klg oom dan tantenya yg adl pendeta di GKI Sragen. Chossa studi di SMK Sragen. Di tengah kebisingan praktikum Teknik Permesinan Industri, Chossa memutuskan alih haluan ke Teologi. Ini cerita Chossa kenapa ia pindah jalur: ”Salah satu alasan mengapa saya memilih masuk Teologi agar bisa berkuliah dng mendapatkan beasiswa. Hehehe. Namun, jika ditanya alasan lain yang ada sangkut pautnya dng panggilan Kependetaan ini jawabnya. Berangkat dari rutinitas sehari-hari yang sangat dekat dng kehidupan bergereja (bahkan Pastori yang saya tinggali saat masih bersekolah SMK masih dalam satu halaman gedung Gereja) yang entah kenapa membuat saya cocok dan suka dng pelayanan di gereja. Alasan lain yang semakin memantapkan saya utk menjalani panggilan Kependetaan ini adalah motivasi menolong orang lain melalui gereja, baik utk menolong mereka berubah menjadi pribadi yang seturut Firman Tuhan dan juga menolong pergumulan hidup mereka sehari-sehari. Intinya saya ingin gereja menjalankan fungsinya sebagai mana mestinya.”

Sdr. Chossa, calon pendeta GKI Tumapel, akan menyapa kita dlm SG-GKI hari Jumat 14 Jan 2022. (Bahan intro dari catatan Sdr. Chossa, disunting dan dituturkan oleh Ronny N, video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dr kantor Sinode GKI)
Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *