GKI Kebonagung adalah salah satu GKI yg berada di Malang. Bermula dari GKI Malang lalu berkembang menjadi 2 gereja utama yakni, GKI Bromo dng cabang Batu dan Cabang Dinoyo, lalu GKI Tumapel dng cabang Kebonagung dan Cabang Blimbing. Setelah 30 tahun menjadi pos jemaat sejak baptisan pertama, akhirnya tgl 7 Desember 1994 GKI Kebonagung resmi menjadi Jemaat dewasa. Letaknya yg strategis membuat gereja ini berkembang dng unik. GKI Kebonagung terletak tepat di perbatasan yg memisahkan antara kota Malang dan Kabupaten Malang. Di sana terdapat pabrik gula yg membawa pengaruh besar bagi perkembangan pelayanan GKI Kebonagung. Pos Kebonagung yg kmd menjadi GKI Kebonagung ini bermula dari banyaknya anak2 karyawan PG yg merindukan adanya persekutuan. Lalu dlm perjalanannya pabrik gula ini jg yg memberikan tanah utk membangun gereja dan Sekolah Pamerdi. Jumlah anggota GKI KBA yg tercatat ialah 284 jemaat. Hampir 90% jemaat merupakan penduduk Kebonagung asli yg didalamnya berkumpul keluarga-keluarga besar. Tidak heran mengapa GKI KBA sering menyebut dirinya Gereja Keluarga Indonesia.Dmk catatan dari Sdr. Nella capen GKI Kebonagung yg sampai skr msh dikonsuleni oleh Pdt. Imanuel G.P. dr GKI Bromo.Nella boru Simamora, orangtuanya adl Bpk. Panter Simamora dan Ibu Time Sihombing. Kalau ada istilah “Manado card” maka Nella masuk kelompok “Batak card”, krn dia lahir dan tumbuh besar di Kuningan Jawa Barat. Makanya Nella tidak fasih berbahasa batak, lebih fasih bahasa Sunda-Cerbonan. Nella yg lahir tgl 30 Mei 1996 menempuh pedindidikan dasar – menengah atas di kota kelahirannya. Baru setelah lulus SMA di tahun 2014, dia studi teologi di UKDW Yogyakarta. Ini testimoni Nella ttg apa yg mendorongnya utk berproses menjadi pendeta: _“Panggilan utk menjadi seorang pendeta bermula saat saya mulai aktif pelayanan di komisi remaja GKI Kuningan. Menjadi pengurus komisi remaja, ikut vokal grup, terlibat dalam kepanitiaan dsb. Pelayanan bagi saya seperti air yg memberi kelegaan. Dan semoga demikian seterusnya. Pengalaman unik yg tidak pernah saya lupakan selama pelayanan adalah saya sering dikira anak sekolah minggu setiap kali datang di tempat praktek yg baru. Wajar karena memang saya memiliki badan yg kecil dan mungil. Semoga saya tetap bisa menjaga tubuh, ditengah banyaknya para pendeta yg bertubuh subur”_.*Neng Nella Simamora akan menyapa kita dlm SG-GKI hari Selasa 11 Jan 2022.* _*(Bahan intro dari catatan Sdr.Nella, dikotak-katik oleh Ronny N, video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dr kantor Sinode GKI)*_Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *