Pendeta yang suka berpindah-pindah tempat pelayanan, dari Semarang, Solo, Boyolali, Purwokerto dan sekarang melayani di GKI Tumapel Malang, adalah pendeta yang dilahirkan dan besar di Solo. Dia adl Pdt. Aguswiyanto yg “wiyanto”-nya nyambung dng “Agus”. Ini cerita Pdt.Agus ttg dirinya:_”Tahun 1992, saya mulai pelayanan di GKI Sangkrah Solo dan diberi tugas oleh Majelis Jemaat GKI Sangkrah untuk mendampingi Bakal Jemaat Boyolali. Ketika memulai tugas di Bakal Jemaat Boyolali, jumlah pengunjung kebaktian hanya lima belas sampai duapuluh lima orang. Namun karena semangat Panitia Bajem dan anggota jemaat di Bajem Boyolali sangat besar, maka tahun demi tahun jumlah anggota makin meningkat dan semua persyaratan untuk menjadi jemaat dewasa. Dengan pertolongan Tuhan, akhirnya Bajem Boyolali di lembagakan menjadi jemaat dewasa pada tahun 2003._”_”Saya menikah dengan Iin Kristiani pada tanggal 3 November 1991 dan dikarunia dua orang jagoan : Jevon Jeremy dan Abraham Vincent, yang lahir ketika kami pelayanan di Boyolali. Saya sangat bersyukur karena diberi kesempatan dalam pelayanan di BPMK. Selama kira-kira 8 tahun menjadi sekretaris BPMK Klasis Yogya. Tiga tahun menjadi Sekretaris BPMK Klasis Solo, dua tahun menjadi ketua Klasis Solo, enam tahun menjadi anggota BPMK Klasis Purwokerto.”__”Sekarang saya melayani di GKI Tumapel, Malang. Sebuah gereja tua yang sudah sangat mapan. GKI Tumapel sudah berusia 80 tahun. Di kota dingin ini, bila Tuhan berkenan, saya akan melayani hingga emeritus.”_*Dlm SG-GKI hari Rabu 29 Des 2021 kembali kita akan disapa oleh Pdt.Aguswiyanto dr GKI Tumapel.* _*(Bahan intro dari catatan Pdt.Aguswiyanto, dikotak-katik sedikit oleh Ronny N, video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dr kantor Sinode GKI)*_Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *