GKI Tulungagung pernah kita jumpai kala kita disapa Pdt.Triatmoko dlm SG-GKI tgl 14 Mei 2021. Pdt.Triatmoko skr ditemani oleh seorang calon pendeta di GKI Tulungagung. Yok kita kenalan dng capen ini.Namanya *Satriawan Susanto*, anak ketiga dari tiga bersaudara. Satriawan yang biasa dipanggil Satria ini lahir pada tanggal 11 Juni 1997. Menurut ybs nama Satria ini muncul karena ia lahir prematur, sungsang dan dalam keheningan, alias tidak menangis. _*(Kenapa kalau prematur, sungsang dan tdk menangis terus jadi Satria ya?)*_ Satria bertumbuh dan besar di Kota Banjar, Jawa Barat. GKI Banjar adalah rumah kedua yang menjadi sebuah titik awal untuknya belajar dan bertumbuh mengenal Tuhan. Entah mengapa _(Satria tidak menceritakannya)_, Satria melanjutkan studinya ke Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Jakarta pada tahun 2015-2019. Di sanalah pengetahuan tapi juga spiritualitasnya mengalami pertumbuhan.Selama dan selepas masa studi, Satria menjalani praktik di berbagai tempat, yakni lembaga lintas iman Dian Interfidei di Yogyakarta, GKLB Moilong di Sulawesi Tengah, GKI Darmo Satelit di Surabaya, GKI Surya Utama dan GKI Terate di Jakarta. Saat ini Satria sedang menjalani Tahap Perkenalan sebagai bagian dr proses kependetaan di GKI Tulungagung yg didewasakan pada 5 Agustus 1970 dan skr jumlah anggotanya: Dewasa L 79/ P 105; anak 62. Mentor Satria ya siapa lagi kalau bukan Pdt.Triatmoko. Kudunya yg menemani kita dlm SG-GKI hari Rabu 22 Des 2021 adl Pdt.Triatmoko. Namun dia menggunakan wibawa dan hak prerogatifnya selaku mentor lalu mendelegasikan pelayanan ini pada Satria. Kita mendoakan kelancaran proses kependetaan yg sedang dijalani Sdr. Satriawan Susanto. _*(Bahan intro dari catatan Sdr. Satria, disunting dan dituturkan ulang oleh Ronny N, video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dr kantor Sinode GKI)*_Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *