*Tahukah Anda bhw di GKI SW Jabar pernah ada Jemaat yg bernama GKI Tomang Barat?* Nah ini berkait erat dng Jemaat yg diperkenalkan kali ini. Proses sampai terwujudnya GKI Kepa Duri cukup menarik. Awal mula jemaat ini dimulai dr Persekutuan Doa Wilayah yg diselenggarakan oleh GKI Nurdin di garasi rumah Bapak Yan Pangemanan, di Jl. Delima IV no.5, Tanjung Duren, Jakarta. Persekutuan ini kmd menjadi kegiatan rutin shg ditetapkan sbg Pos Pekabaran Injil (PI) Tomang Barat pd thn 1976. Pd tgl 26 Maret 1978 Majelis Jemaat GKI Nurdin meresmikan Pos PI Tomang Barat menjadi Bakal Jemaat (Bajem) Tomang Barat. Rumah Bapak Yan Pangemanan dikontrak utk bbrp thn dan Pdt. Girihardjo Loekita yg bertugas utk menggembalakan bajem ini.  Tgl 8 Januari 1979, Bajem GKI Tomang Barat diresmikan dan diteguhkan menjadi jemaat dewasa ke-42 dng nama GKI Tomang Barat _*(Ayo ini sekarang jadi Jemaat GKI apa?)*_. Kesuburan ladang Tuhan di GKI Tomang Barat amat dirasakan. Kebaktian pukul 06.00 bertempat di garasi itu sudah mulai berdesakan maka jam kebaktian ditambah dengan pukul 17.00, tetapi karena masih belum dapat menampung juga tidak lama kemudian ditambah dengan kebaktian pukul 08.00. Rumah kontrakan tempat kebaktian di Jl. Delima itu rangkap menjadi pastori pendeta. Krn pertambahan jumlah pengunjung kebaktian maka tempat ibadah mulai merambah bagian pastori dan halamannya. Oleh krn itu Majelis Jemaat mulai mencari lokasi baru. Dibelilah tanah di daerah Kepa Duri seluas 500 meter persegi dijalan buntu. Tetapi ada warga yang tidak setuju kalau di sana dibangun gedung gereja. Ini menjadi _blessing in disguise_ berkat pimpinan Tuhan didapatkanlah tanah lain yang lokasinya lebih strategis, di tepi jalan besar. Semula juga mengalami penolakan. Tapi jemaat tdk putus asa, Jemaat berdoa dan puasa untuk memperoleh ijin membangun gedung gereja di Kepa Duri. Dibarengi dng pendekatan dan pelayanan kemasyarakatan yg simpatik, akhirnya berhasil dibangun gedung gereja di sana dan mulai digunakan pd bln Januari 1983.Setelah Gedung gereja Kepa Duri selesai dibangun mulai dipikirkan kepindahan jemaat GKI Tomang Barat ke sana, tetapi sebagian Penatua dan Anggota Jemaat tidak mau pindah, alasannya sayang-sayang kalau ditempat yang lama ditutup. Sebab minta ijin untuk membangun gedung sulit sekali. Selain ada alasan transportasi bagi yg tinggal di sekitar jalan Delima. Setelah melalui berbagai percakapan yang panjang dan campur tangan BPM Klasis Jakarta Barat, akhirnya dicapai kata sepakat bahwa ditempat yang baru hadir GKI Kepa Duri sebagai penjelmaan GKI Tomang Barat dan ditempat yang lama didirikan bakal jemaat yg kemudian menjadi GKI Delima _(Riwayat singkat GKI Delima yg diresmikan sbg jemaat GKI Jabar yg ke-52 pd tgl 7 Juli 1984, lihat pengantar SG-GKI tgl 18 Jan 2021)_. Dlm *SG-GKI hari Selasa 21 Des 2021* kita akan disapa oleh salah seorang pendeta GKI Kepaduri, yaitu *Pdt. Daud Chevi Naibaho*. _*(Bahan intro dari Dokumen Sejarah GKI Kepaduri yg dikirimkan Pdt.Daud di cross check dng catatan ttg sejarah GKI Delima, disunting dan dituturkan ulang oleh Ronny N., video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dr kantor Sinode GKI)*_Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published.