Dlm SG-GKI hari Jumat 17 Desember 2021 kita kembali ditemani oleh Pdt.Ima Frontantina Simamora dr GKI Delima. Nama *Frontantina* konon diilhami dari lagu *Sio Tantina* _(ada yg tahu lagu yg dimaksud?)_ Menurut Ima walau namanya terdengar unik tapi sering kali penyebutannya suka salah. Ada yang menyebut Fiorentina, Florantina dll. Waktu di Bandung nama depannya malah suka salah tulis jadi: ‘ Imah” oleh karena itu klo sebut nama Ima suka berkata: Ima tidak pake” H”.Ima bersama orangtua sekeluarga bergereja di GKI Sutopo – Pos PI Perumnas Tangerang yg skr sdh menjadi GKI Perumnas Tangerang. Ini cerita Ima ttg apa yg melatarbelakangi kerinduannya terjun kedunia pelayanan. _”Saat remaja saya suka menunggu bapak selesai pelayanan sebagai seorang penatua. Saya suka duduk2 di bangku halaman gereja. Dimana pada saat setelah ibadah guru- guru sekolah minggu juga selesai mengajar. Jadi deh saya sebagai sasaran target oleh GSM senior yaitu: ibu Selamet dan alm. Bu. Totok untuk diajak pelayanan. Mereka berdua begitu getol ngajaknya. Awalnya ngajak minum es teh dan makan sebagai konsumsi GSM setelah mengajar lalu suruh duduk bersama saat persiapan. Jadi deh lama-lama tidak enak hati. Ya ngak bisa nolak diminta bergabung di komisi anak. Hahaha pendekatan makan dan minum ternyata mengikat juga. Dari momen inilah akhirnya semakin belajar dan mencintai dunia pelayanan.__*(Bahan intro dari catatan Pdt. Ima, video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dr kantor Sinode GKI)*_Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *