Kalau kita berdiri terlalu lama maka kaki akan terasa kemeng. Tapi ini bukan ttg kaki kemeng, ini ttg Jemaat yg namanya GKI Kemang Pratama.

Bermula dari obrolan santai para ibu dalam suatu kesempatan arisan RT di Perumahan Bumi Bekasi Baru (B3), tercetuslah ide untuk membentuk sebuah persekutuan umat kristiani di lingkungan perumahan tersebut. Mulailah mereka mengadakan kegiatan Persekutuan Doa Oikumene pada tanggal 15 Agustus 1992 bertempat di rumah keluarga Tri Widodo, yang dihadiri oleh 15 orang. Lalu rutin seminggu sekali dengan tempat berpindah-pindah. Jumlah pengunjung dan kegiatan persekutuan yg kmd dinamai Persekutuan Oikumene AGAPE makin bertambah. Tak lama kmd diselenggarakanlah Sekolah Minggu dan Persekutuan Remaja.

Saat itu, persekutuan mereka dilayani oleh beberapa gereja secara bergiliran, yakni GKI, GKJ, GPIB dan GKP. Pengurus akhirnya memutuskan untuk menghubungi gereja yang bersedia menginduki kegiatan persekutuan mereka. Atas saran Pdt. John Ch. Panuluh (GKI Layur) mrk kmd menghubungi GKI Agus Salim, Bekasi, mengajukan permohonan untuk agar GKI Agus Salim bersedia menjadi induk dari kegiatan persekutuan tersebut. Permohonan tsb disambut baik oleh GKI Agus Salim, mulai tanggal 31 Agustus 1997 kebaktian dilayani oleh GKI Agus Salim. Dalam rentang waktu tidak terlalu lama, status dari persekutuan tersebut kemudian dikukuhkan menjadi Pos KPK Bumi Bekasi Baru. Setelah bbrp waktu ibadah Minggu diselenggarakan di Hotel Pondok Permai, pd thn 2001 MJ GKI Agus Salim dan Pengurus Pos KPK menyewa Ruko di Perumahan Kemang Pratama, Jl. Duta I, Blok MM 24 utk tempat kegiatan.

Seiring perkembangan yg terjadi mulai tanggal 7 April 2002 frekwensi kebaktian menjadi dua kali, yakni pkl. 06.30 dan pkl. 08.30. Lalu tgl 7 September 2003 status Pos PKP ditingkatkan menjadi BajemKemang Pratama. Sejak diresmikan menjadi Bajem Kemang Pratama, pertumbuhan jumlah jemaat kian pesat, demikian juga dengan kegiatan pelayanan, salah satunya adalah dengan menambah frekwensi Kebaktian Umum menjadi tiga kali, yakni jam 19.00, mulai tanggal 5 Oktober 2003. Dengan dukungan penuh dari segenap jemaat, maka dibelilah ruko ruko 3 lantai milik Pengembang Kemang Pratama di Blok MM-30, yang terletak beberapa blok dari ruko yang saat itu ditempati. Saat yg dinanti tiba, tgl 26 September 2005 GKI Agus Salim Bajem Kemang Pratama dilembagakan menjadi GKI Kemang Pratama.

Jemaat yg menurut BI-GKI 2020 jumlah anggotanya 760 org ini dilayani oleh Pdt.Ricardo Sitorus. Tp yg akan menemani kita dlm SG-GKI hari Selasa 7 Des adl Sdr. Anita Budiarta, calon pendeta yg sedang berproses di GKI Kemang Pratama. (Bahan intro dari tulisan Pnt Rumanti yg diringkas oleh Sdr Anita, diringkas lagi dan disunting oleh Ronny Nathanael, video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dr kantor Sinode GKI)
Ini tautannya: https://youtu.be/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *