Nang ning…ning nang ning keung….Nang ning…ning nang ning keung…. Begitu antara lain kata-kata yg entah maknanya apa yg didendangkan ketika org dewasa bermain dng bayi, berdendang sambil menggerak-gerakkan tangan, yg saya jumpai di daerah saya. Pendeta yg akan menemani kita dalam SG-GKI hari Jumat 8 Okt 2021 ini biasa dipanggil “Nang ning” eh Naning. Panggilan ini mestinya sih tdk ada hubungan dng dendang di atas. Itu adalah penggalan dari nama yg diberikan orang tuanya, lengkapnya Sri Agus Patnaningsih. Panggilan “Sri” sdh umum, panggilan “Agus” nanti disangka cowok. Tinggal Patnaningsih, tapi kepanjangan maka scr kreatif diambillah potongan tengah yaitu Naning.

Naning dilahirkan di Kota Tahu, belakangan juga dijuluki Kota Santri, yaitu kota Kediri. Naning yg dilahirkan tahun 1972 ini punya 4 saudara (itu info yg saya terima bukan dari Naning). Orangtua Naning luar biasa diberkahi, 3 dari 5 anak mereka adl pendeta GKI. Naning melayani di GKI Residen Sudirman sejak thn 1996, lalu dua saudaranya: Pdt.Didik Trijatmiko melayani di GKI Bromo dan Pdt. Andri Purnawan melayani di GKI Darmo Satelit. Kita sdh pernah berjumpa dng ketiganya. Cukupkah jumlah pendeta di keluarga ini? Belum. Pdt.Naning menikah dng Pdt. S. Wahyudi Lewier (pendeta GPM) yg smp sekarang menjadi motor di Komisi Kependetaan Sinode Wilayah GKI SW Jatim. Pdt. Naning yg menyelesaikan pendidikan teologi S1 dan S2 di Fak Teol UKDW ini juga pernah mendapat kepercayaan melayani sbg Ketua Umum BPMSW GKI SW Jatim (setahu saya dia adl pendeta perempuan pertama di lingkungan GKI yg mengemban jabatan ini).

Mari kita menyambut sapaan Pdt. Sri Agus Patnaningsih dari GKI Ressud yg punya minat khusus dlm bidang Pembangunan Jemaat dan Pelayanan Lingkungan Hidup ini. (Bahan intro CV singkat banget dari Pdt. Naning, dikembangkan dan disajikan oleh Ronny Nathanael, video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dr kantor Sinode GKI)
Ini tautannya: https://youtu.be/FTeYx9bXtsU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *