Tanggal 3 September 1939 berdiri Tiong Hoa Kie Tok Kauw Hwee (THKTKH) di Tasikmalaya yang menjadi cikal bakal GKI Veteran. Masyarakat Tionghoa pada saat itu menggabungkan diri dalam THKTKH sebagai bentuk kemandirian dan telah mendapat persetujuan dari Nederlandsch Zending Vereeineging (NZV) yang berkiprah di Jawa Barat sejak tahun 1864, dan di Tasikmalaya sejak tahun 1898 melalui seorang penginjil bernama H.Muller. Jemaat THKTKH ini dipimpin oleh guru-guru Injil yang juga beretnis Tionghoa dengan menggunakan gedung kebaktian Gereja Kristen Pasundan di Jalan Selakaso. Selama 10 tahun menggunakan gedung GKP, akhirnya pada tanggal 4 Oktober 1949 Guru Injil The Seng Tjiaw menjual sebidang tanah di daerah Gunung Mekar (kemudian disebut Gunung Pereng dan akhirnya berganti menjadi Jalan Veteran) kepada Majelis Jemaat THKTKH Tasikmalaya. Majelis Jemaat menyambutnya dan mendirikan gedung gereja disana, dan pada tahun 1951, dengan pertolongan dan penyertaan Tuhan, pembangunan gedung gereja dapat diselesaikan dan diresmikan penggunaannya setelah mengalami berbagai situasi keamanan yang kurang memungkinkan.Thn 1958 tepatnya pd tgl 29 September-2 Oktober dlm Persidangan THKTKH – Thay Hwee Djawa Barat di Cirebon disepakatilah perubahan nama THKTKH menjadi Geredja Kristen Indonesia (menyusul hal serupa yg telah terjadi di Jawa Tengah dan Jawa Timur). Oleh krn itu THKTKH Tasikmalaya pun berganti nama menjadi GKI Jabar Tasikmalaya dan skr dikenal dng nama GKI Veteran, Tasikmalaya. Seiring perkembangan jaman maka ke-Indonesia-an GKI Veteran makin nyata dng terus bertambahnya ragam etnis dlm tubuh Jemaat.Saat ini GKI Veteran telah berusia 82 tahun, sebuah masa yang panjang dan tidak mudah telah dilalui bersama dalam pimpinan dan kasih Tuhan. _*(Saya ingat betul peristiwa kerusuhan thn 1998 yg juga merembet ke Tasikmalaya dan berdampak pada pembakaran gedung gereja GKI Veteran. Saya dan teman-teman BPMS GKI Jabar brkt ke Tasik dan menemui sebagian anggota Jemaat dan kami beribadah singkat di garasi komplek gereja yg telah menjadi puing dng runtuhan dinding menghitam bekas terbakar. Tapi dlm tempo tdk terlalu lama Tuhan berkarya lewat berbagai pihak dan berdirilah gedung gereja spt yg masih digunakan smp skr)*_ Pendeta silih berganti melayani dan menjalani mutasi, saat ini GKI Veteran diperlengkapi Tuhan dng 2 orang pendeta dalam diri Pdt. Stevanus Triyuwono dan Pdt. Debora Krissentia *(yang ini _fresh from the oven_, baru ditahbiskan tgl 4 Okt 2021 kemarin)* .Nah yang akan menemani kita dlm *SG-GKI hari Kamis 7 Okt 2021 adl Pdt. Stevanus Triyuwono*. Kalau Anda ke Tasik jangan lupa mencicipi _soto Tasik, nasi tutug oncom, kupat tahu Tasik, yamien dkk._ _*(Bahan intro dr catatan Pdt. Stevanus, alinea 1 tanpa perubahan krn saya tdk punya sumber info lain, alinea 2-3 ditambah-kurangi oleh Ronny Nathanael, video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dr kantor Sinode GKI)*Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *