Kuningan adalah sebuah kecamatan yang berada di Tatar Pasundan Kabupaten Kuningan, provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan Kuningan ini juga menjadi ibu kota dari Kabupaten Kuningan. Diperkirakan ± 3.500 tahun sebelum masehi sudah terdapat kehidupan manusia di daerah Kuningan, hal ini berdasarkan pada beberapa peninggalan kehidupan pada zaman prasejarah yang menunjukkan adanya kehidupan pada zaman Neolitikum. _*Tapi …… saat itu belum ada GKI Kuningan 🤫*_.GKI Kuningan bermula dari kerinduan orang-orang Kristen yang berlatar belakang GKI di Kota Kuningan _*(umumnya berasal dari GKI Pengampon CIrebon)*_ untuk memiliki persekutuan yang memuliakan nama Tuhan. Maka dirintislah pembentukan Pos PI GKI Pengampon di Kota Kuningan. Tanggal 22 Juli 1966 dilaksanakan Kebaktian Perdana di rumah Bp Poey Lok Kiok / Otto Pugar dan semenjak itu pula dilaksanakan katekisasi. Seiring perjalanan waktu Pos PI di Kuningan ini berkembang : Bulan Mei 1968 dilaksanakan Sekolah Minggu Perdana, Juli 1970 Kebaktian Perjamuan Kudus Perdana, semuanya berjalan rutin sebagaimana layaknya kehidupan bergereja.*31 Januari 1973* merupakan hari bersejarah bagi jemaat GKI Kuningan. Hari itu diselenggarakan Pendewasaan Bakal Jemaat GKI Kuningan menjadi Jemaat GKI Kuningan yg terhisab dlm GKI Klasis Cirebon. Saat itu anggota jemaat berjumlah 59 orang. Kegiatan gerejawi pun berkembang pesat. GKI Kuningan melayani masyarakat kota Kuningan dengan menyelenggarakan Pendidikan Agama Kristen bagi siswa-siswa sekolah dengan berbagai jenjang. Tuhan telah mengutus Hamba-hambaNya silih berganti mengemban pelayanan di GKI Kuningan. Skr yg melayani di Jemaat yg jumlah anggotanya menurut BI-GKI 2020 sdh berjumlah 601 org itu adl Pdt. Pramudya Hidayat yang ditahbiskan tgl 12 Oktober 2015. *Pdt.Pram akan menemani kita dlm SG-GKI hari Senin 4 Okt 2021*. Kalau Anda ke GKI Kuningan jangan lupa nyicipi: kwecang, hucap, nasi kasreng, rujak kangkung, ketempling dkk. _*(Bahan intro dr catatan Pdt.Pram, ditambah-kurangi oleh Ronny Nathanael, video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dr kantor Sinode GKI)*_ Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *