GKI Citraland sdh pernah kita jumpai begitu jg dng Pdt. Samuel Ismayanto. Hari ini kita berkenalan lebih jauh dng pendeta yg lahir dan dibesarkan di Bandung. _(saya lebih dulu mengenal ayahnya sebelum kenal Samuel)_. Ini cerita Samuel ttg dirinya:_“Menyelesaikan studi S1 sbg Sarjana Komputer tahun 2007. Sehari setelah wisuda, tanpa pikir panjang saya hijrah ke Jakarta krn mendapat panggilan menjadi Staff Binawarga di Divisi Multimedia dan Training (Binawarga adalah Badan Pembinaan milik GKI SW Jabar). Kerjaan sehari-hari banyak di kolong meja kantor utk instalasi komputer dan jaringan; jg membuat Website Binawarga. Tidur pun di kolong meja, krn nebeng tinggal di kantor waktu itu. Banyak pengalaman yang didapat selama 3 tahun di Binawarga, diikutsertakan menjadi staf pengajar Kepemimpinan di SMAK 5 BPK Penabur Kelapa Gading, mengikuti pelatihan-pelatihan sampai ke luar pulau, keluar masuk hutan utk camping, sampai naik turun pohon utk pasang peralatan outbound. Saya menikmatinya, sampai-sampai pernah berucap bahwa: ”Saya lebih memilih disuruh naik pohon ketinggian 15 meter drpd diminta utk berbicara di depan umum. Rasa malu lebih besar dr rasa takut.”__Namun dr yang terbiasa duduk di belakang layar komputer jg dikolong meja, selalu dapat kesempatan utk tampil di depan orang. Ada ratusan kesempatan tampil, dan ada ribuan alasan utk menolak saat itu. Sampai akhirnya di tahun 2010 Samuel merasa perlu memperlengkapi diri dng mengambil studi lanjut S2 di UKDW jurusan Magister of Divinity. Saat itu satu-satunya kader GKI yang diutus bukan dr jemaat setempat tetapi dr Badan Binawarga. Proses perjalanan studi semakin memantapkan utk memasuki jalur kependetaan. Bukan krn merasa lebih percaya diri, bukan krn merasa mampu, ttp lebih menyadari bahwa “Ada yah orang yang ga percaya diri spt saya ini, tapi Tuhan mau pakai utk melayaniNya.”_ _Thn 2015 akhir Samuel menjalani proses penempatan di GKI Citraland, 2 bulan sebelum usia GKI Citraland genap 1 tahun, tepatnya 23 Februari GKI Citraland berulang tahun. Kemudian Samuel ditahbiskan menjadi pendeta GKI dalam basis pelayanan di GKI Citraland pada tanggal 21 Mei 2018, seminggu setelah peristiwa bom bunuh diri yang menimpa 3 gereja di Surabaya. Baru 3 tahun sejak penahbisan, baru 6 tahun jadi arek Suruboyo, tapi masih tetap jg logat Sunda-nya ga hilang. “Kalau ketemu orang Sunda atau ngobrol pakai bahasa Sunda, sedikit mengobati kerinduan kampung halaman, termasuk ngobrol dng pendeta berinisial RN ini.”_Pdt. Samuel Ismayanto kembali menemani kita dlm SG-GKI hari Jumat 17 Sept 2021. _*(Bahan intro dr catatan Pdt. Samuel, diperiksa oleh Ronny Nathanael sbg penanggungjawab, video diedit dan diunggah oleh sdr.Sigit dr kantor Sinode GKI)*_ Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *