Pertama kali saya mengenal pendeta yg satu ini ketika saya mulai menempuh studi teologi di Duta Wacana thn 1980. Beliau adalah kakak kelas, di tingkat akhir. Namanya Tumpal Tobing _*(tapi saya suka mengganggunya dng memanggilnya Bang Puntal Boting)*_. Dia mahasiswa yg cukup populer, aktif di Senat Mahasiswa STTh Duta Wacana, orangnya serem-serem lucu gityu.Tumpal ternyata dilahirkan di Semarang _*(ta pikir wong Tapanuli, jebule wong Semarang)*_. Persisnya dia dilahirkan tgl 1 Feb 1959. Tumpal menyelesaikan studi S1 di STTh. Duta Wacana pd thn 1981. Lalu menempuh studi lanjut dan meraih gelar Magister Theologie dari Universitaet Hamburg (1985 – 1992). Patut dpt diduga bhw Tumpal menikah dng pujaan hatinya, Debora Ardiati, sebelum berangkat ke Jerman, mereka menikah tgl 3 Mei 1985. Mereka dikaruniai dua org anak: Dema Mathias Lumban Tobing (1986) dan Debby Mariane Lumban Tobing (1993). Perjalanan kependetaannya diawali di GKI, eh GKJ Mergangsan. Tumpal Tobing ditahbiskan di sana 28 Juli 1995. Lalu, sesuai dng minat utama bidang pelayanan, yaitu Pendidikan dan khususnya terkait dengan Pembentukan karakter, Pdt.Tumpal mutasi pelayanan menjadi PTK (Pendeta Tugas Khusus) sekolah Tirtamarta BPK Penabur. Dia diteguhkan tgl 14 Maret 2002 dengan basis pelayanan di jemaat GKI Pondok Indah. Beliau menjalani pelayanan ini smp diemeritasikan pd tgl 10 Feb 2021. Pdt.Em.Tumpal Tobing akan menemani kita dlm SG-GKI hari Sabtu 31 Juli 2021. _*(Bahan intro dari catatan singkat Pdt.Tumpal, diramu oleh RN)*_Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *