Dlm SG-GKI Rabu 25 Nov 2020 kita sdh berjumpa dng GKI Rengasdengklok dan pendetanya, yaitu Pdt.Sosam Enidampra Zebua. Yuk kita berkenalan dng sosok Pdt.Sosam Enidampra ( jangan ditambahin “t” ya ) Zebua.

Sosam lahir dan besar di Serang sekalipun org tuanya, bpk T.P. Zebua dan ibu E. Telaumbanua, asal Nias. Sosam yg dilahirkan tgl 10 April 1989 itu dibesarkan dlm keluarga Kristen dan menjadi bagian dari Jemaat GKI Serang. Di GKI Seranglah Sosam mengenal kehidupan bergereja dan aktif melayani di Komisi Remaja GKI Serang. Ia menempuh pendidikan dari SD-SMA di kota Serang. Sampai kemudian pada tahun 2007 setelah lulus SMA, memutuskan memasuki STT Jakarta dan lulus pada tahun 2012. Setelah menjalani masa PPK (Pendidikan Persiapan Kependetaan), Sosam menempuh proses kependetaan di GKI Rengasdengklok mulai tahun 2014 dan ditahbiskan sebagai pendeta pada tahun 2016.

Salah satu pertanyaan yg sering dilontarkan kepada pendeta yg belum menikah tapi sdh punya tunangan ini adalah: kenapa memelihara jenggot panjang? Ini jawab sang pendeta berjenggot: “Sebenarnya awalnya iseng saja, sejak SMA sudah mulai memelihara jenggot. Tp kemudian karena banyak yg komentar “calon pdt kok jenggotan” akhirnya saya malah sengaja memelihara jenggot. Karena menurut saya, jenggot tidak dapat digunakan untuk menentukan identitas seseorang.” (Hidup Jenggot)

Itulah secuplik perkenalan kita dng Pdt.Sosam E.Zebua yg akan menemani kita dlm SG-GKI hari Kamis, 29 Juli 2021. (Bahan intro dari catatan Pdt.Sosam, dituturkan ulang oleh RN)
Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *