Berawal dr perintisan Pos Pekabaran Injil oleh GKI Samanhudi di Jl. Pelabuhan, Lorong 3, Tanjung Priok. Kmd ditingkatkan statusnya menjadi Bakal Jemaat dan pengasuhannya dialihkan ke GKI Cawang. Pertambahan jemaat memaksa tempat ibadah dipindahkan ke Jl. Jepara No.43, Koja Utara, Jakarta Utara. Pd tgl 31 Oktober 1973, Bajem GKI Jepara dilembagakan menjadi GKI Jepara, Tanjung Priok. Karena adanya perluasan terminal peti kemas Pelabuhan Tanjung Priok, maka pd thn1993 tempat ibadah pindah ke Jl. Melur No.2, Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara (ternyata selama ini penyebutan ‘GKI Melur Tanjung Priok’, kurang tepat ya…. _*iya sih tapi lebih keren ketimbang GKI Melur Rawa Badak Utara*_ )Ada hal yang menarik dan perlu diperhatikan. Hati-hati ketika mencari Jl. Melur di Google Map, karena akan muncul ‘Jl. Melur yang lain’, yang berbeda kelurahan yaitu kelurahan Tugu Utara, sementara Melur yang GKI ini adanya di kelurahan Rawa Badak Utara. Ada beberapa pendeta yang punya cerita-cerita lucu dan menggemaskan dengan pengalaman nyasar, ketika akan melakukan pelayanan di GKI Melur. Makanya, patokan mencari GKI Melur melalui Google Map (akan terbantu) dengan sebelumnya menuliskan lokasi tujuan : Polres Metro Jakarta Utara. Dan GKI Melur berada tepat di belakangnya. Moral pengalaman ini menurut Pdt Daniel adalah: “Mencapai tujuan yang benar, ada kalanya tidak bisa to the point, ada kalanya harus melalui ‘point-point’ yang bisa dijadikan patokan untuk mencapai tujuan yang benar.” Ternyata bukan cuma Sinwil Jateng yang punya pendeta bernama Guntur, Sinwil Jabar juga punya, yaitu *Pdt.Daniel Guntur Cahyo Prakoso yang akan menemani kita dalam SG-GKI hari Senin 26 Juli 2021 (tapi di Jabar hampir tdk pernah disapa sbg Pdt.Guntur)*. _*(Bahan intro dipersiapkan oleh Pdt.Daniel, dikotak-katik sedikit oleh RN)*_Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *