_*Kalau biasanya awal pembentukan sebuah Jemaat adl dr inisiatif sekelompok orang yg berdomisili di sebuah wil tertentu, mk tdk dmk halnya dng GKI Kota Wisata.*_ Pembentukan persekutuan wilayah di Kota Wisata oleh MJ GKI Kayu Putih pd thn 2004 adl penugasan dr PMK GKI Klasis Jkt Timur. Dan PMK JT mendapatkan tugas itu dr Raker BPMSW GKI SW Jabar (BPMSW + BPMK-BPMK) yg melihat perlunya mengembangkan pelayanan di wilayah Kowis yg baru berkembang itu. Pers wilayah perdana pd tgl 23 Juli 2004 di rumah keluarga Harijanto Soepangkat – Sri Setiasih. Dilanjutkan dng pembentukan Pengurus Perintisan Pos. Terus berkembang shg tgl 24 April 2005 diresmikanlah Pos PKP Kota Wisata. Tempat kebaktian yg selama itu menggunakan kediaman kel Harijanto Soepangkat – Sri Setiasih sdh tdk bisa menampung pengunjung kebaktian. Oleh krn itu Majelis Jemaat GKI Kayu Putih memberikan wewenang kpd pengurus Pos PKP utk menyewa 3 unit ruko di Sentral Eropa Trafalgar Blok SEI No.18-20 Kota Wisata.Persidangan ke-11 Majelis Klasis Jakarta Timur tgl 30 Juni – 1 Juli 2006 memutuskan peningkatan status Pos PKP Kota Wisata menjadi Bakal Jemaat dan direalisasikan lewat Peresmian Bakal Jemaat Kota Wisata dlm Kebaktian Minggu yg diselenggarakan pd tgl 10 Desember 2006. Akhirnya atas perkenanan Sang Kepala Gereja, Tuhan Yesus Kristus, GKI Kayu Putih Bajem Kota Wisata resmi didewasakan menjadi Jemaat GKI Kota Wisata lewat ibadah pelembagaan yg dilaksanakan di Meilia Driving Range Legenda Wisata pada tanggal tanggal 16 Mei 2011, sbg Jemaat ke 219 di Sinode GKI, sbg Jemaat ke 94 di GKI SW Jabar dan sbg Jemaat ke 14 dlm lingkup GKI Klasis Jakarta Timur. Utk kebutuhan pendeta, MJ GKI Kota Wisata memanggil Pdt. Gordon Suhardo Hutabarat, M.Min yg mutasi dr GKI Rengasdengklok, diteguhkan pd tgl 20 Mei 2013 sbg pendeta jemaat pertama GKI Kota Wisata. Disusul kehadiran Pdt. David Roestandi Surya Sutanto sbg pendeta kedua GKI Kota Wisata yg mutasi dr GKI Kebonjati Bandung, diteguhkan pd tgl 5 Agustus 2019. GKI Kota Wisata terus berkembang dng berbagai kegiatannya, juga jumlah anggota jemaatnya. Tercatat sampai ulang tahun ke-10 tgl 16 Mei 2021anggota jemaat yg terdaftar 1322 orang. Keunikan jemaat GKI Kota Wisata: Anggotanya sangat beragam dng latar belakang gereja/denominasi yg berbeda. _*(keunikan yg bisa menjadi tantangan tersendiri krn beda denominasi biasanya juga berarti perbedaan budaya bergereja)*_*Yg akan menemani kita dlm SG-GKI hari Senin 19 Juli 2021 adl “Kang Odon” _(begitu bisa saya memanggilnya)_, Pdt.Gordon S. Hutabarat*. Dr namanya kita bisa menduga ltrblk keturunannya, tp ternyata dia lebih fasih menyapa *“Horas Euy”* ketimbang *“Horas Bah”*. Hal itu terjadi krn dia diproduksi dan dibesarkan di tanah Pasundan. Next time kita berkenalan lebih lanjut dng beliau, skr sdh cukup panjang euy. _*(Bahan intro dr Kang Odon eh Pdt Gordon diringkas, dipaparkan oleh RN)*_Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *