GKI Bromo merupakan salah satu dari 4 jemaat GKI yang berada di kota Malang _*(ayo yang 3 lainnya GKI opo?)*_. Dengan kurang lebih 3500 anggota jemaat, GKI Bromo hadir sebagai Gereja yang sangat heterogen. Bisa dikatakan keanggotaan jemaat berasal dari hampir seluruh tempat di Indonesia. Indonesia “mini” demikianlah sebutan bagi jemaat GKI Bromo. Hal ini tentu berdampak positif bagi pelayanan di GKI Bromo, antara lain banyaknya anggota jemaat atau simpatisan yang mampu olah suara, shg salah satu keunikan GKI Bromo adalah maraknya grup-grup vokal yang terbentuk. Namun sejak pandemi dan berbagai pembatasan yang ada, kini GKI Bromo tak lagi seperti dulu. Para simpatisan yg dalam hal ini mayoritas mahasiswa dr berbagai daerah meninggalkan kota Malang dan kembali ke kampung halamannya masing-masing. Dalam keadaan seperti ini sontak kegiatan-kegiatan diselenggarakan secara online.Tapi kondisi ini tdk mengurangi gairah dan sukacita Jemaat utk ambil bagian dlm berbagai layanan online tsb. _*Nah kalau Anda tidak tinggal di kota Malang, maka yg tidak bisa dinikmati scr online adl kulineran khas Malang. Mosok makan cwie mie dari layar laptop atau HP? Tapi boleh dibayangkanlah pilihan kuliner utk ber-“haluwisata” selain yg sdh disebutkan dlm bbrp perjumpaan terdahulu: orem-orem, mendol, nasi mawut dkk. (ngeces khan…)*_Dlm *SG-GKI hari Jumat 2 Juli 2021 kita kembali ditemani oleh Pdt.Imanuel Gunawan Prasidi* yg melayani GKI Bromo sejak thn 2011, setelah sebelumnya melayani di GKI Tegal dan GKI Pemalang. _*(Bahan intro dari catatan Pdt.Imanuel, dikurang-tambahi oleh RN)*_Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *