GKI Anugerah dan Pdt. Cenglyson sdh pernah kita jumpai lewat SG-GKI 25 Maret 2021. Jadi krn *Pdt.Cenglyson akan kembali menemani kita dlm SG-GKI hari Kamis, 17 Juni 2021*, mari kita berkenalan lebih jauh dng pendeta yg nama Mandarinnya adl 謝靜利 (bacanya bgmn, artinya apa… ya….tanyalah pd yg bersangkutan). Ini penuturan langsung dr Xie mù shī._“Saya lahir di Jakarta (1976), tapi dibesarkan di Kota Malang. Bungsu dari 5 bersaudara (3 perempuan 2 laki-laki). Dilahirkan dalam keluarga Kristen, saya mengikuti Sekolah Minggu yang dikelola Mahasiwa SAAT. Ketika kecil biasa melihat Pdt. Wendy (ketika masih mahasiswa SAAT) bercerita dengan boneka ventri dan sulap. Sementara itu rumah kami sesekali dipakai mahasiswa SAAT untuk pelayanan Sekolah Minggu (salah satu di antaranya Pdt. Susamsuri). Di masa sekolah minggu ini saya banyak belajar cerita Alkitab dan mengenal serta percaya kepada Kristus.Beranjak remaja saya diajak beribadah di Komisi Remaja GKT III Malang, Jl Tumapel 24 (Gedungnya dipakai bersama dengan GKI Tumpel). Di GKT III saya belajar melayani dan berorganisasi di sebagai pengurus Komisi Remaja, Pemuda dan menjadi Guru Sekolah Minggu.”__“Menjelang lulus SMA melalui khotbah pembina remaja saya merasa terpanggil menjadi pelayan Tuhan sepenuh waktu. Namun kemudian saya memutuskan untuk berkuliah di Jurusan Elektro Universitas Brawijaya Malang krn kurang direstui orang tua untuk Sekolah Alkitab sebab kakak laki-laki saya sudah sekolah Alkitab. Selama kuliah ternyata panggilan menjadi pelayanan sepenuh waktu tidak hilang. Setelah menyelesaikan kuliah (2000) saya memutuskan bekerja dulu di Batam. Selama di Batam saya sempat beribadah dan berkenalan dengan teman-teman dari GKI Kanaan Bajem Batam (sekarang GKI Duta Mas) yang tempat ibadahnya di Ruko Nagoya Plaza dan saat itu dilayani Pdt. Xiao Alung Setahun kemudian tepatnya tahun 2002 saya menempuh studi teologi di SAAT. Pada tahun 2007 setelah praktek 1 tahun di GKKKB Tebas, Kalimantan Barat, saya diundang sebagai pembina Komisi Anak di GKI Anugerah Bandung. Setelah menjalani proses kependetaan pada tanggal 9 Juni 2014 saya ditahbiskan sebagai pendeta di GKI Anugerah Bandung.”_ _*(sebelum ditahbiskan dia menikah dng Abigail Mera Clavecilla thn 2011)*_Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *