Riwayat keberadaan GKI Harapan Indah tdk bisa dilepaskan dari Visi GKI Bungur yg melihat Perumahan Harapan Indah-Bekasi dan sekitarnya sebagai wilayah yang potensial dlm rangka pengembangan pelayanan. Lalu diputuskan untuk membuka Pos di Harapan Indah dan menugaskan Pdt Harianto Suryadi sebagai koordinator. Kebaktian perdana diadakan pada hari Minggu 6 Maret 1994 bertempat di rumah milik salah seorang penatua GKI Bungur, yaitu di Jl. Taman Kenanga Blok HA/5 _* Sempat mendapatkan tawaran dari developer perumahan Harapan Indah sebidang tanah seluas 2.500 meter persegi untuk fasilitas sosial yang diperuntukkan bagi gereja. Namun ketika ditindaklanjuti ternyata sebagian masyarakat keberatan kalau di lahan itu dibangun gedung gereja. Oleh krn itu Majelis Jemaat GKI Bungur membeli sebidang tanah di Blok HH seluas 1.500 meter persegi. Selanjutnya hampir selama 3 tahun berjuang untuk mendapatkan ijin mendirikan gereja dari tingkat RW hingga Kabupaten Bekasi, namun ijin tersebut tetap tidak bisa diperoleh (sekarang digunakan sbg gedung Sekolah Saint John). Tapi hal ini tdk menghambat perkembangan Pos KPK Harapan Indah. Hanya dua tahun sejak berdirinya, sejak bulan Juni 1996 Pos KPK Harapan Indah sudah mampu mandiri secara keuangan. Dua tahun kemudian, tepatnya pada HUT yang ke-4 di bulan Maret 1998, Pos ini ditingkatkan statusnya menjadi Bakal Jemaat (Bajem). Pd masa inilah rumah di blok HA/5 yg selama itu dipinjamkan dan digunakan sbg tempat kebaktian dibeli, juga rumah di blok HA/10. Tahun berikutnya yaitu pd tgl 18 Oktober 1999, Bakal Jemaat yang baru berusia satu setengah tahun ini didewasakan menjadi GKI Harapan Indah, dan merupakan jemaat ke-9 di lingkungan Klasis Priangan dan ke-81 di Sinode GKI Jawa Barat. Seiring perkembangan yg terjadi baik dr segi jumlah anggota maupun kegiatan Jemaat maka Majelis Jemaat melakukan perluasan lahan dng membeli unit rumah di blok HA nomor 4,11,8, dan 6 _(urutan menurut waktu pembelian). Gedung gereja yg skr digunakan adl hasil renovasi unit blok HA no.10 dan 11. Unit-unit rumah yg lain juga direnovasi menjadi bangunan dan ruang-ruang kegiatan Jemaat. Hingga saat ini tercatat lebih dari 2,650 orang telah menjadi anggota jemaat GKI Harapan Indah, baik dewasa, pemuda, remaja maupun anak-anak. Sejak bulan Juli 2004 jumlah Kebaktian Umum telah ditambah menjadi 3 kali dan rata-rata kehadiran pada tahun 2020 (sebelum masa pandemi) adalah sekitar 1,400 orang di tiga kebaktian, dan pada hari-hari raya gerejawi seperti Jumat Agung, Paskah dan Natal bisa mencapai 1,800 orang. Dalam info urutan 10 tempat makan terbaik di kompleks Taman Harapan Indah menurut situs pergikuliner tercatat dominasi ayam: ayam geprek, ayam gedebuk, ayam keprabon. Yang akan menemani kita dlm *SG-GKI hari Senin 14 Juni 2021 adl Pdt. Hendy Suwandi*, pendeta paling anyar di GKI Harapan Indah yg diteguhkan pd tgl 24 Juli 2017.   _*(Sumber intro dari catatan Pdt.Hendy, dokumen sejarah dlm situs gkiharapanindah.org, ditata-ulang oleh RN)*_Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *