Keberadaan Jemaat GKI Kanaan tdk bisa dipisahkan dari dari jemaat GKI Perniagaan _*(waktu itu namanya masih Patekoan)*_. Saat itu ada kelompok anggota jemaat yang berbahasa Hokkian. Mereka inilah merupakan cikal bakal daripada jemaat GKI Kanaan. Jemaat GKI Perniagaan berbahasa Hokkian ini _*(yaitu kelompok yg tidak ikut bergabung ke GKI Pinangsia —> lihat riwayat singkat GKI Piangsia dlm SG GKI 25 Feb 2021. Ini mirip cersil Sia Tiauw Eng Hiong dan Sin Tiauw Hiap Lu, kalau mau tahu hubungan Yo Ko dng Kwee Tjeng ya mesti baca dua-duanya)*_ diresmikan menjadi kelompok jemaat yang berdiri sendiri pada tgl 18 Mei 1952, tapi masih berlokasi di GKI Perniagaan. Atas berkat Tuhan pd thn 1973 jemaat berbahasa Hokkian ini membeli sebuah bangunan tua bekas pabrik di jalan jembatan dua no.7. Bangunan inilah yang kemudian dibangun menjadi gedung gereja GKI Kanaan. Tgl 23 Mei 1974, bertepatan dengan peringatan Hari Kenaikan Tuhan Yesus, Jemaat GKI Kanaan ini dilembagakan. Jemaat GKI Kanaan adalah jemaat ke 4 di dalam GKI Klasis Priangan, setelah GKI Anugerah, GKI Pinangsia dan GKI Bungur. Keunikan GKI Kanaan, sama sama seperti Jemaat-jemaat yang ada di dalam GKI Klasis Priangan pd umumnya, yakni ibadahnya diselenggarakan di dalam dua bahasa: bahasa Indonesia dan bahasa mandarin. Saat ini jumlah jemaat dewasa 449 dan anak 144.Yang akan menemani kita dlm *SG-GKI Kamis 10 Juni 2021 adl Pdt. Andi yg bukan Lau tapi Huang dari GKI Kanaan*. _*(Bahan intro dr catatan Pdt.Andi, ditambah catatan sejarah GKI Perniagaan, GKI Pinangsia, dikotak-katik oleh RN)*_

Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *