Bali, rasanya setiap kita mengenal pulau indah ini. Saking indahnya, para wisatawan mancanegara menyebut pulau ini dengan: “Heaven on Earth” (Surga di dunia). Selain keindahan alamnya, ada satu (1) menu kuliner andalan di pulau ini, yaitu: BABI GULING. Bagi anda penggemar kuliner “haram”, pasti tahu betapa lezatnya kuliner satu (1) ini. Nah di pulau inilah ada satu (1) GKI yang eksis berkarya, yaitu: GKI Denpasar. Di usianya yang relatif muda (18 tahun), GKI Denpasar terus bertumbuh. Berawal dari hanya 8 orang, saat ini anggota GKI Denpasar tercatat berjumlah 740 jemaat. Yang cukup khas dari GKI Denpasar bahwa gereja ini dianugerahi Tuhan jumlah Simpatisan yang cukup banyak. Bahkan tidak jarang Kebaktian Umum dihadiri oleh begitu banyak jemaat dari Gereja lain, sehingga kapasitas gedung kebaktian pun seringkali tidak mencukupi. Karena konteks tersebut, maka jemaat GKI Denpasar pun memiliki corak keberagaman yang luar biasa. Berbagai etnis dari Sabang sampai Merauke menyatu & berkarya bersama di Jemaat ini.Nah SG-GKI pada 7 Mei ini akan dilayankan oleh Pdt. Yoel Ang dari GKI Denpasar. Lulus dari Fakultas Teologi UKDW pada tahun 2007, dan ditahbiskan sebagai Pendeta GKI dengan basis pelayanan di GKI Denpasar pada tanggal 20 Oktober 2014. Logat “Suroboyo” menjadi kekhasan Pendeta yang lahir di Surabaya 37 tahun yang lalu ini. Ia menikahi seorang perempuan bernama Yuliana Mulyadi, yang juga punya kegemaran yang sama yaitu: nonton film & makan. Jika ditanya apa makanan kesukaannya, maka ia pun menjawab: “Babi Guling!”. Cocok jadi Pendeta GKI Denpasar 😁 _*(Introduksi ini disiapkan oleh Pdt.Yoel tanpa perubahan. RN)*_

Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *