GKI Bromo Malang dan GKI Tumapel Malang adl saudara kembar. Loh kok kembar? Bagaimana ceritanya? GKI Jatim Malang adl salah satu cikal bakal dr GKI Sinode Wilayah Jatim. Kolaborasi penyemaian Injil oleh Ds.Oei Soei Tiong, Guru Injil Kiai Matheus Sr, beserta anaknya Guru Injil Matheus Jr dan Ds H.A.C Hildering, pd akhirnya menghasilkan tiga kelompok besar Tiong Hwa Kee Tok Kauw Hwee (THKTKH) di wilayah Jatim (1933). Yakni THKTKH Malang, Bangil (termasuk Surabaya, Mojokerto, Mojosari, Probolinggo, Krasakan) dan Jatiroto (hingga Bondowoso & Besuki). Ketiga kelompok besar ini dikonsolidasikan sbg THKTKH Jawa Timur pd 22 Februari 1934 dan kmd ditetapkan sbg tgl berdirinya GKI Jatim. Nah setelah GKI Jatim Malang bertumbuh semakin besar, Majelis Jemaat GKI Jatim Malang memutuskan utk melakukan desentralisasi/pengembangan GKI Jatim Malang menjadi dua gereja. Rencana pengembangan dipersiapkan secara bertahap sejak tahun 1986 dan direalisasikan pd tgl 5 April 1990. GKI Malang dikembangkan menjadi dua Jemaat, yakni GKI Tumapel Malang dan GKI Bromo Malang. Yg khas dr GKI Bromo bhw sejak awal keberadaannya adl basis pembinaan pemuda. Pd tgl 1 Februari 1961, Bp. Han Tiauw An (alm), menghibahkan rumah yg terletak di Jl. Bromo no.2 kepd GKI Jatim Malang. Sejak saat itu, rumah yg skr menjadi gedung gereja GKI Bromo itu, dipergunakan utk kebaktian dan pembinaan pemuda. Seiring waktu, kota Malang berkembang menjadi “Kota Pendidikan”, dan menjelma sbg miniatur pluralitas keindonesiaan. GKI Bromo ikut berkembang. Para pelajar dan mahasiswa yg datang dr seluruh penjuru negeri dan berjemaat di GKI Bromo, ikut mewarnai wajah GKI Bromo sbg “gereja mahasiswa”. Heterogenitas dan pluralitas keindonesiaan menjadi nafas juangnya. Melalui dan bersama seluruh umat dalam segala kategori usia dan latar belakangnya, khususnya para pemuda; pemilik masa depan, GKI Bromo ingin ikut menggarami Indonesia. Menjadi Gereja Kristen Indonesia yg kontekstual, relevan dan fungsional. Semoga! *SG-GKI hari Selasa 4 Mei 2021akan dilayankan oleh Pdt. Didik Tridjatmiko*, dr GKI Bromo. Setelah lulus dr FT-UKDW pd thn 1994, dia mulai melayani di GKI Jombang hingga thn 2004. Lalu mutasi dan melayani Jemaat GKI Bromo smp skr ini. Ia menikah dng Lydia Indriati thn 1996 dan dititipi Tuhan dua anak; Joshia Christa Pradana dan Eirene Charista Dea. Keduanya saat ini sedang menempuh studi pasca sarjana. _*(Bahan dari Pdt.Didik, sy cuma berani menata dan delete bbrp kalimat, takut dimarahi mas Didik😇)*_

Ini tautannya:

https://youtu.be/i-xTDu-iLzw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *