Pertama-tama terima kasih atas kesediaan *Pdt.Kukuh dari GKI Pamitran* yg sdh bersedia mendadak menyiapkan konten utk layanan *SG-GKI hari Jumat 30 April 2021* krn yg seharusnya melayani ternyata berhalangan.Kita sdh pernah berjumpa dng Pdt. Kukuh dan berkenalan dng GKI Pamitran, Jemaat yg menjadi basis pelayanan Pdt.Kukuh dlm SG-GKI tgl 29 Mrt 2021. Mk skr kita mau kenal lebih jauh sosok sang pendeta. Nama lengkapnya Kukuh Aji Irianda. Dia dilahirkan dan besar (smp selesai jenjang SMA) di Tangerang (lahir 25 Maret 1984). Usai SMA Kukuh berkuliah di Fak Ekonomi UNS, Surakarta dan meraih gelar SE pd thn 2006, lalu dia bekerja. Tapi kerinduan utk melayani scr penuh waktu sbg pendeta tdk kunjung sirna. Maka kemudian dia menempuh program Master of Divinity di UKDW-Yogya. Kukuh mengawali proses kependetaan di GKI Pamitran thn 2014. Sesuai Tager-Talak GKI dia menjalani Tahap Perkenalan, Tahap Orientasi sampai ditahbiskan pd tgl 3 Okt 2016. Selain pelayanan di Jemaat Pdt.Kukuh jg aktif di GKI pd lingkup yg lebih luas (Ketua Pokja Penelitian & Pengembangan GKI Klasis Cirebon, Anggota Pokja Penelitian & Pengembangan GKI Sinode Jawa Barat, Ketua Bidang Kesaksian & Pelayanan Masyarakat BPMK GKI Klasis Cirebon). Juga di badan Oikumene, dlm hal ini sbg Wakil Sekretaris Umum PGIS Cirebon. Eh, Pdt.Kukuh juga suka cuap-cuap di Suara Gratia FM Cirebon, mengisi acara “Mutiara Jiwa”. Jenggot adl salah satu ciri khasnya, dan itu membuat dia tdk boleh menunduk dekat lilin atau cempor atau kompor, sebab dia bisa kebakaran jenggot dlm arti harfiah. _*(Bahan introduksi ini dari CV Pdt.Kukuh, diramu oleh RN)*_

Ini tautannya:

https://youtu.be/zpwil5CrSxU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *