Beliau dilahirkan di Semarang tahun 1951. Menempuh studi S1 di STTh Duta Wacana thn 1971-1976. Selesai studi, pelayanan pertama dijalaninya di GKI Parakan (1976-1979). Pd masa inilah dia menikah dengan pujaan hati yang bernama Luciana (28 Jan 1977). Mereka kemudian dikaruniai dua orang anak: Paul dan Grace (sekarang sudah dilengkapi dengan kehadiran 3 orang cucu).Tahun 1979 beliau mutasi ke GKI Ressud, Sby. Di sana, pd tanggal 29 Sept 1981 dia ditahbiskan sebagai pendeta. Bersama dengan rekan-rekan sepelayanan menggagas dan mendirikan Yayasan Kesehatan Waluyo Jati. Mengembangkan Pos PI Kutisari sekarang jadi GKI Kutisari, Pos PI Karangempat sekarang jadi GKI Lebak Jaya dan Bajem Mulyosari. Dia mendapat bea siswa di Weshhill College, England pd 1988-1989 untuk program Post Graduate Diploma. Tahun 1993 mutasi ke GKI Manyar dan melayani di sana sampai diemeritasikan tanggal 4 Maret 2014. Pendeta yang menekuni bidang Misiologi dan PAK ini bersama rekan-rekan sepelayanan menggagas berdirinya Pos PI Medokan Ayu sekarang menjadi GKI Rungkut Asri Timur, mendapat sebidang tanah dan dana dari bapak Didi Rudianto untuk berdirinya Gedung Gereja GKI di Araya, mewujudkan TIM Misi melayani ke Sumba membuat sumur bor di daerah kering di Kikuahu, memasang listrik tenaga surya di beberapa desa tanpa listrik di Sulawesi Tengah, dan di Kalimantan dengan Tim pengobatan. Sekarang Tim Misi ini menjadi Yayasan KIDS dengan ketua Dewan pembina Laksamana ( Purn.) Bernard Ken Sondakh. Pendeta yg sangat menyadari semua pencapaiannya adl anugerah Tuhan ini bernama Djoko Sugiarto. *Pdt.Em.Djoko Sugiarto akan menemani kita dalam SG-GKI bertepatan dengan hari Jumat Agung, 2 April 2021*. _*(riwayat pelayanan ini disiapkan oleh Pdt.Em Djoko, dipoles sedikit oleh RN)*_ *SELAMAT MENGHAYATI ULANG MAKNA KEMATIAN YESUS DI KAYU SALIB*_

Ini tautannya:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *