_Maaf ada ralat soal jumlah tahun_ pelayanan.

 

_*Suheng*_ (kakak seperguruan pria) yg satu ini menyelesaikan studi S1 di STTh DUTA WACANA, Yogyakarta thn.1976. Dia seorang *pemberani*. Betapa tidak, dua tahun sebelum lulus, pada tahun 1974 dia menikah dng pujaan hati yg bernama Krisanti Pranoto. Perjalanan pelayanannya dimulai pd bulan November tahun 1976 GKI Malang Bajem Pasuruan. Sekitar dua tahun kemudian, persisnya Agustus 1978 GKI Malang Bajem Pasuruan didewasakan menjadi Jemaat GKI Pasuruan. Menyusul sekitar tiga bulan setelah pendewasaan Jemaat, dia ditahbiskan sebagai Pendeta GKI.Pasuruan. Tepatnya pd tanggal 15 November 1978. Setelah melayani hampir 10 tahun sejak ditahbiskan, dia diundang utk melayani Jemaat GKI Merisi Indah, Surabaya. Setelah digumuli bersama keluarga dan Jemaat, akhirnya undangan itu diterima dan pada tgl 16 Februari 1998 dia diteguhkan sebagai pendeta Jemaat GKI Merisi Indah, Surabaya. Beliau melayani di Jemaat GKI Merisi Indah sekitar sepuluh tahun sampai pada tahun 2008 diemeritasikan. _*(bagus ya kelipatannya sepuluh tahunan, hampir dua kali sepuluh tahun sebagai pendeta Jemaat GKI Pasuruan, sekitar sepuluh tahun sebagai pendeta Jemaat GKI Merisi Indah)*_. Oh ya, beliau bersama ibu Krisanti dikaruniai dua org anak. Anak pertama bernama Timotius Tjahjadi yg sdh menikah dengan Susi Soedarsono, dan tinggal di Los Altos, Amerika Serikat. Anak kedua bernama Natasia Tjahjadi tinggal bersama orang tua tercinta di Surabaya. Dia tidak lain adalah Pdt.Em.Samuel Tjahjadi, dan beliaulah yg akan menemani kita dalam SG-GKI hari Jumat, 19 Maret 2021. _*(RN)*_

Ini tautannya:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *