*Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah* dmk semboyan terkenal yang diucapkan oleh Soekarno, dalam pidatonya yang terakhir pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1966. Menurut AH Nasution, Kesatuan Aksi 66 lalu memberikan nama *JAS MERAH* terhadap pidato Presiden ini. Kita tdk membahas pidato tsb. Tapi urusan *“Jas Merah”* menurut saya sangat penting utk diperhatikan gereja. Maka saya sangat mendorong teman-teman pendeta utk bersama rekan2 anggota MJ merawat catatan sejarah Jemaat.

_Entah dari mana asal-usulnya_ pokoknya GKI Cibadak didewasakan pada tanggal 25 Desember 1966. Selama 8 tahun usia pendewasaan berjalan, jemaat ini beribadah di sebuah rumah. Barulah pada tahun 1974, GKI Cibadak dapat berpindah ke Jalan Perintis Kemerdekaan No. 9, setelah atas prakarsa Badan Pekerja Klasis Bandung yg waktu itu membantu GKI Cibadak membeli sebuah tanah dan rumah. Rumah yang dipakai sebagai tempat kebaktian ini kemudian direnovasi pada tahun 1985 menjadi bangunan yg lebih menyerupai gedung gereja. Kemudian, perenovasian kembali terjadi pada tanggal 20 Desember 1993, di mana gedung ibadah diubah menjadi lebih memadai dari yang sebelumnya. Terjadi kembali perenovasian gedung sekitar tahun 2012 yang masih bertahan sampai sekarang ini.

GKI Cibadak kini beranggotakan sebanyak 234 jemaat. GKI Cibadak adalah jemaat yang masih sangat kental rasa kekeluargaannya, di mana jemaat satu dengan yang lainnya saling mengenal. Saat ini GKI Cibadak tengah merintis pokja kedukaan yang ditujukan untuk membantu anggota jemaat maupun simpatisan untuk memiliki persiapan sebelum terjadi kedukaan pada keluarga. Menurut info yg diberikan kpd saya sejak didewasakan thn 1966, baru thn 1991 Jemaat ini “memiliki” pendeta sendiri yaitu atas diri Pdt.Agus Matius Hasan, _*(berarti setelah 25 tahun!)*_. Selanjutnya adl Pdt.S.Soedarsono, lalu Pdt.Naya Widiawan Sudarmo. Skr Jemaat ini dilayani oleh Pnt.Modi Tiko Pradana selaku calon pendeta ditemani oleh Pdt.Iman Sugio Ibrahim selaku pendeta konsulen (GKI Kranggan). Nah hari Kamis, 18 Maret 2021 SG-GKI akan dilayani oleh Pnt.Modi yang tidak _*moody*_ ini. Kalau soal kuliner, jangan bandingkan Cibadak-Sukabumi ini dng Cibadak-Bandung, tapi kalau mau tahu detailnya ya bisa konsultasi pada Pnt.Modi. _*(RN)*_

Ini tautannya:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *