Kalau sahabat mendengar nama GKI Diponegoro, Anda segera membayangkan kota apa? Kemungkinan besar sebagian segera teringat kota Surabaya. Ngga salah juga. Tapi hari ini berkenalan dng GKI Diponegoro yg ada di kota Magelang _*(kalau di kota Serang ada dua Jemaat GKI, kemungkinan nambah satu lagi yg pakai nama Diponegoro sesuai nama jalan)*_

Jemaat GKI Magelang (skr GKI Pajajaran-Magelang) sbg kelanjutan dari Hoa Kiauw Kie Tok Kauw Hwee Magelang pd thn 1962 membentuk Panitia Kebaktian Kuo Yu (Mandarin) guna memenuhi kebutuhan pelayanan bagi saudara-saudara yg berbahasa Kuo Yu (Mandarin) yg sempat terhenti beberapa tahun sebelumnya. Pelayanan ini berkelanjutan, baik dlm bentuk kebaktian setiap hari Minggu petang, pelayanan kpd anak-anak Sekolah Minggu, paduan suara, pemuda/pemudi, maupun kegiatan lain yg bersifat insidental. Bertahun-tahun kegiatan ini beriringan dengan kegiatan GKI Magelang pd umumnya. Status panitia pun ditingkatkan menjadi Komisi Pelayanan Kebaktian dlm Bahasa Kuo Yu. Dlm perkembangannya, dirasakan adanya kebutuhan pos yg baru, shg dibelilah bangunan dan tanah seluas kurang lebih 475 m2 di Jl. P. Diponegoro 57, Magelang. Sejak tgl 17 September 1998, rumah ini dipakai utk melayani anak-anak Sekolah Minggu, Pemahaman Alkitab dan kegiatan persekutuan. Baru per tgl 4 Juli 1999 diselenggarakan kebaktian perdana dengan perayaan Perjamuan Kudus pd pukul 07.30. Kebaktian khusus dlm bahasa mandarin, yg diterjemahkan ke dlm bahasa Indonesia, terlaksana pd tanggal 2 April 2000. Dng dmk, sejak tgl tersebut pelayanan dlm bahasa Mandarin di GKI Pajajaran, yg telah berlangsung selama 40 tahun, ditiadakan. Pos ini terus berkembang. Tgl 19 November 2000, diresmikan sbg Bajem. Dlm tempo sekitar 1 thn 3 bulan didewasakan sbg Jemaat. Lahirlah Jemaat GKI Diponegoro-Magelang. Smp skr GKI Diponegoro-Magelang adl salah satu dari sedikit Jemaat di lingkungan GKI SW Jateng yg msh menyelenggarakan kebaktian berbahasa Mandarin (dlm Keb 1). *Pdt Hamzah Oei yg akan menemani kita dlm SG-GKI hari Sabtu, 6 Maret 2021* adl pendeta GKI Diponegoro-Magelang yg jumlah anggotanya tercatat 439 org. Selain kupat tahu Magelang, sup senerek, opor enthog dsj, apakah ada makanan khas GKI Diponegoro-Magelang, _dui bu qi, wo bu che dao_. _*(RN)*_

Ini tautannya:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *