Pamanukan adalah sebuah kota kecamatan di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Letaknya yang strategis pada persilangan jalan negara (Jalur Pantura) dengan jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Pantai Utara (pantura) Jawa Barat dengan Bandung, membuatnya menjadi pusat pertumbuhan di pantura. Thn 1951 di kota Pamanukan seorang komandan kompi, yaitu Letnan.B Lahe mengundang orang-orang Tionghoa untuk beribadah dirumahnya. Pelayanan tersebut semakin berkembang dan kemudian menjadi Pos PI GKI Indramayu. Kebaktian ini kmd berpindah tempat ke rumah keluarga Tjeng Bun Tong pada tahun 1961. Pd thn 1969 pos tsb sudah mempunyai tempat ibadah sendiri di jl. Albasiah no 37 Pamanukan. Thn 1981 statusnya ditingkatkan menjadi Bakal Jemaat. Bajem Pamanukan berpindah pengasuhan dari GKI Indramayu Klasis Cirebon ke GKI Guntur Klasis Bandung pd thn 1990, antara lain alasannya krn anggota Jemaat yg ada di Pamanukan lebih banyak berhubungan dng Bandung ketimbang Indramayu. Setelah diasuh GKI Guntur sekitar 5 tahun maka pd tgl 6 Februari 1995 Bajem Pamanukan didewasakan menjadi GKI Pamanukan. Sdr Amir Sarifudin ditempatkan di GKI Pamanukan pd thn 2001 dan pada tgl. 1 Nopember 2004 di tabhiskan menjadi pendeta GKI dng basis pelayanan GKI Pamanukan yg saat ini jumlah anggota jemaat 160 orang _*(berarti sdh bertambah sejak BPMS menerbitkan BI-GKI 2020 yg mencatat julah anggota GKI Pamanukan adl 128 org)*_. Makanan yg smp skr populer di Pamanukan adl sate kambing dan empal. _*(kalau ini sy beneran pernah menikmatinya krn sy pernah melayani sbg pendeta GKI Indramayu saat Bajem Pamanukan msh diasuh GKI Indramayu)*_ *Pdt. Dahana Amir Sarifudin* yg suka menatap ke langit adl pendeta GKI Pamanukan yg akan menemani kita dlm *SG-GKI hari Senin 22 Feb 2021*. _*(RN)*_

Ini tautannya:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *