Keraton Kasunanan Surakarta punya 10 kelompok pasukan. Salah satunya adl kelompok pasukan Sorogeni, berisi prajurit – prajurit pilihan dan bisa disebut prajurit pamungkas andalan keraton. Mereka bertubuh lebih tinggi dan lebih kuat dibanding prajurit lainnya. Menurut cerita yg berkembang kampung Sorogenen terbentuk karena daerah itu adalah tempat tinggal pasukan Sorogeni. Tp GKI Sorogenen-Solo bukan lahir dari Keraton, melainkan dari GKI Coyudan. Dng status Pos PI GKI Coyudan Solo kebaktian perdana dilakukan pd tanggal 3 Januari 1971 bertempat di rumah keluarga Bpk. Liem Tjing Kiat, Jl. Sorogenen 19, Solo. Setelah berkembang selama 7 tahun, pd tanggal 30 Mei 1978 jemaat tersebut didewasakan dng nama GKI Sorogenen Solo. Tgl 27 November 1979 diresmikanlah tempat ibadah baru yg berlokasi di Jl. Sorogenen 118 (kini Jl. Ir. H. Juanda 51) Solo. Setelah sekitar 7 thn menjadi Jemaat barulah GKI Sorogenen punya pendeta Jemaat yg melayani smp 31 Des 1987. Lalu masa tanpa pendeta jemaat mulai Jan 1988 smp dng 21 Feb 1995 saat diteguhkannya Pdt. Peter Ch. Widjaja sebagai pendeta jemaat GKI Sorogenen. _*(bagus ya angkanya, dari Pos smp didewasakan 7 thn, dr dewasa smp punya pendeta 7 thn, kosong tanpa pendeta ya kurang lebih 7 thn juga).*_ Nah yg akan menemani kita dlm *SG-GKI hari Sabtu, 13 Feb 2021* adl pendeta GKI Sorogenen, tapi bukan Pdt.Peter krn beliau sdh emeritus per 23 Nov 2010, melainkan *Pdt.Hendrikus Agung Rahardjo* yg pd tgl 31 Mei 2016 ditahbiskan menjadi pendeta GKI dng basis pelayanan di GKI Sorogenen. _*(sejak emeritasi Pdt.Peter s/d penahbisan Pdt.Hendrikus sayangnya kurang dr 7 thn shg keajaiban angka 7 tdk terjadi)*_. Menurut BI-GKI 2020 jumlah anggota Jemaat GKI Sorogenen _*(bukan anggota pasukan Sorogeni)*_adl 451 org. _*(RN)*_

Ini tautannya: https://youtu.be/COkYtr06rmY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *