_Dari pengalaman saya mencari info ttg sejarah jemaat-jemaat GKI maka saya harus acungkan jempol utk GKI SW Jateng yg merawat dng baik info riwayat Jemaat-jemaat di situs GKI SW Jateng, moga-moga bisa ditiru oleh SW Jabar dan SW Jatim. Nah introduksi berikut ini saya comot dari situs GKI SW Jateng._

Kehadiran Gereja Kristen Indonesia Purworejo tidak lepas dari peran seorang bapak Timotius Reksodimurti. Seorang Anggota Majelis Pasamuan Gereja Kristen Jawa Purworejo. Tuhan memakai beliau untuk memperkenalkan Injil Yesus Kristus kepada kalangan keturunan Tionghoa. Selain itu, beliau memprakasai pendirian lembaga pendidikan untuk anak-anak keturunan Tionghoa yang kemudian di beri nama Malaise Chineese School (MCS) pada tahun 1901. Pada tahun yang sama, dengan persetujuan pendeta Zending, Ds Adriaanse, didirikanlah Perkumpulan Kristen Tionghoa (PKT) dan diselenggarakan kebaktian dengan bahasa Melayu untuk kalangan Tionghoa di Gereja Kristen Jawa dengan pengaturan jam kebaktian Gereja Kristen Jawa. Pelayanan kegiatan seperti pengajaran (semacam katekisasi) dilayani oleh Bapak Timotius Reksodimurti sampai beliau pensiun sebagai Guru Injil pada tahun 1925 dan dilanjutkan oleh Bapak J. Darmoatmodjo. Tuaian sulung dipetik pada bulan Maret, Juni dan Agustus 1904. Jumlah anggota perkumpulan ini sampai dengan akhir tahun 1932 mencapai 50 orang, ini menjadi alasan untuk Memisahkan diri dan lepas dari Pasamuan Gereja Kristen Jawa yang selama ini menjadi induknya. Selanjutnya Tiong Hoa Kie Tok Kauw Hwee (THKTKH) Purworejo menjalin kerja sama dengan THKTKH dari kota lain di Jawa, khususnya dengan Semarang dan Magelang. Status jemaat THKTKH yang mengambang ini ternyata menimbulkan masalah. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, maka pendekatan dilakukan, dan diambil keputusan untuk mengumpulkan pendapat langsung dari dari jemaat dengan 2 pilihan : 1. Didewasakan dan bergabung dengan klasis Yogya, 2. Berdiri sendiri sebagai suatu jemaat yang bebas. Pada awal tahun 1940, menunjukkan bahwa sekitar 75% anggota jemaat menghendaki penggabungan jemaat THKTKH Purworejo dengan Klasis Yogya dan tanggal pendewasaan ditetapkan tanggal 7 Oktober 1941, sekaligus peneguhan Majelis Jemaat yang pertama. ( _*untung memilih bergabung dng Klasis Yogya maka namanya jadi GKI, kalau memilih jadi jemaat yg bebas namanya khan jadi GKB*_).

Yg menemani kita dalam SG-GKI hari Rabu, 30 Des 2020 adl *Pdt.Martha H. Yulianti* ( _ada yg kenal?_), yg beken sih justru H nya, *Pdt.Henny* ( _*saya baru tahu kalau nama beliau ada Martha nya, pantas kalau rapat suka beres-beres makanan*_) Beliau melayani penuh waktu sbg Sekum BPMSW GKI SW Jateng dng tumpuan GKI Purworejo. Ini tautannya: https://youtu.be/zBznVblRaso

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *