Tangerang yg berbatasan dng Jakarta sdh berkembang sebelum lahirnya provinsi Banten, termasuk perkembangan daerah pemukiman baru. Imbasnya adl juga bagi keberadaan gereja. Tahun 90-an di perumahan Pondok Maharta ada beberapa keluarga anggota dari berbagai gereja. Mrk mulai menyelenggarakan ibadah di rumah salah satu warga yaitu keluarga Heru Karbudiasto. Persekutuan lintas gereja ini berinisiatif meminta GKI Bintaro utk melayani mrk. ( bukti bhw sebuah Jemaat bisa saja terbentuk bukan krn sejak awal sdh direncanakan oleh Jemaat tertentu) Pada tanggal 26 Agustus 1996 diresmikan menjadi GKI Bintaro Jakarta Pos Maharta. Setelah dua kali berpindah tempat, mulai tanggal 3 Oktober 1999 kebaktian Pos Pondok Maharta menempati Ruko yang disewa selama dua tahun di Jl. Graha Raya Blok G.1 No. 11 Komplek Kebayoran Regency Tangerang. Terpaksalah ganti nama menjadi Pos Graha Raya Maharta. Akhirnya MJ GKI Bintaro membeli ruko di Jl. Graha Raya Boulevard, Ruko Cendana Loka Blok G10 No 6-6A, yang ditempati sampai sekarang. Setelah lebih dari 9 tahun sejak pra Pos ( memangnya ada ya status pra Pos?), pd tgl 26 september 2004 naik kelas menjadi Bakal Jemaat. Akhirnya tgl 13 Juni 2014 dilembagakan dengan nama GKI Graha Raya Tangerang Selatan. Jadi proses dari Bajem menjadi Jemaat lumayan lama, hampir 10 tahun. ( jadi mestinya sdh betul-betul matang utk menjadi Jemaat, total sejak jaman pra Pos smp dilembagakan hampir 20 thn coy). Dlm SG-GKI hari Jumat, 4 Des 2020 kita akan ditemani Pdt Nikodemus Eko Aiwanto yg diteguhkan ke dlm pelayanan di GKI Graha Raya, Tangerang pd tgl 13 Juni 2016. Silakan janjian dng Pdt.Eko utk menikmati laksa Ciater, gecom, dan bisa pesan dodol Cilenggang, kue jorong utk oleh-oleh. (RN)

Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *