Gunung Tanggamus adalah sebuah gunung yang terletak di Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Indonesia. Gunung ini adalah gunung tertinggi kedua di Provinsi Lampung, setelah Gunung Pesagi. Di kaki gunung Tanggamus inilah hadir GKI Tanggamus.

Riwayat GKI Tanggamus alias GKI Gisting Atas alias GKI Tanjung Djati bermula dari desa Tanjung Anom (dulu Desa Tanjung Djati). Di desa ini berdiri sebuah perkebunan karet yang bernama PT. Tanjung Djati. Perkebunan ini dimiliki oleh Ny. Alwi, anggota jemaat *GKI Metro*. Pada tahun 60-an keluarga Ny. Alwi inilah yang mulai merintis kegiatan ibadah di Desa Tanjung Djati dengan menggunakan salah satu ruangan di kantor perkebunan. Seiring berjalannya waktu makin banyak orang yang beribadah di sana, bahkan beberapa berasal dari Gisting. Lalu dibangunlah gedung gereja di Desa Tanjung Anom. Untuk memfasilitasi umat berasal dari Gisting, pada akhir tahun 70-an dibangunlah gedung gereja kedua di wilayah Gisting, lengkap dengan fasilitas pastori. Kegiatan sekretariat pun pindah ke Gisting. Itu sebabnya hingga kini GKI Tanggamus mempunyai 2 gedung gereja. Yang mula-mula di Desa Tanjung Anom dan yang kedua di Desa Gisting Atas.

GKI Tanggamus didewasakan pada tanggal 18 Mei 1971. Anggota jemaat GKI Tanggamus mayoritas petani penggarap. Tak banyak yang menjadi pegawai negeri atau karyawan swasta. Selain sebagai petani, sebagian anggota jemaat nyambi sebagai penyadap karet. Gereja di Tanjung Anom bersebelahan dengan kebun durian. Jadi kalau pas musim durian, bisa makan durian sampai puas (saya lupa tanya kalau perdurenan ini hrs beli atau cukup matur nuwun) 😀 selain itu ada sate, pecel ayam dan ikan bakar (kalau ini pasti bayarlah).

Hari Jumat, 20 Nov 2020 kita akan disapa oleh Pdt.Eko Priliadona Susetyo (biasa dipanggil Eko, bukan Dona bukan Susi) dari GKI Tanggamus

Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *