Rupanya sebelum lahir GKI Ngagel, GKI Djatim Kota Besar Surabaya dibagi ke dlm 4 wilayah pelayanan: Diponegoro, Embong Malang, Residen Sudirman dan Sulung. Nah GKI Ngagel awalnya adl Pos Kebaktian yg diasuh oleh GKI Diponegoro ( _info dari situs gkingagel.net_ ). Ibadah pertama di pos kebaktian ini mulai pd tgl 14 Juli 1963 di rumah salah satu keluarga anggota, yaitu keluarga Kho, yg juga menyediakan perlengkapan utk kebaktian. Peran serta “kaum awam” dlm sejarah perkembangan GKI Ngagel sangat signifikan. Dlm kurun waktu tiga tahun, antara 1963 s/d 1966 dari 179 pelayanan firman dlm kebaktian Minggu, 142 kali dilakukan oleh “kaum awam”.( _mudah-mudahan signifikansi ini msh bertahan_ ). Gedung Gereja di Jl. Ngagel Jaya Utara 81 diresmikan pada 13 Desember 1966. Kini GKI Ngagel telah mempunyai gedung gereja yg baru. Tak lagi kebanjiran tiap musim hujan, dan kapasitasnya pun bertambah banyak. Sayangnya sebelum sempat digunakan, Covid-19 sdh duluan melanda ( _ smg virus Corona tdk duluan bikin KKR di sana_ ). Sebelum pandemi, setiap hari Minggu ada kurang lebih 1200-an orang dewasa, anak-anak, dan remaja serta pemuda yg menghadiri Kebaktian-kebaktian Minggu yg diselenggarakan. Di jalan Ngagel Jaya Utara ada juga gereja Katholik yg pernah menjadi sasaran ledakan bom oleh teroris. Maka salah satu penanda yg mudah bagi GKI Ngagel adalah gereja di pinggir sungai kecil ( _keren ya, the Riverside Church_ ). Karena selisih jarak cuma sekitar 200 meter maka pesanan ojek, taksi online, dan bahkan kiriman makanan online bisa nyasar ke gereja tetangga. Jadi kalau anda mau ke GKI Ngagel naik taksi hrs disebutkan yg anda maksud adl “the Riverside Church”, kalau sopirnya ngga ngerti, nah anda sebut saja “gereja pinggir kali”, pasti nyampe. Menurut Pdt.WePe (itu nama beken dari Wahyu Pramudya) yg akan menemani kita dlm SG-GKI hari Kamis, 12 Nov 2020, apabila Anda mengunjungi GKI Ngagel, tak perlu bergegas pulang setelah ibadah. Ada pelbagai penjual makanan khas Jawa Timur yg menghadang selepas pintu gerbang gereja: pecel semanggi dan sate klopo, selain makanan ‘arus utama’ seperti soto dan bakso. Tak ketinggalan pula ada es dawet dan es doger–yg sekarang entah ke mana.
Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *