Kata “sulung” menurut KBBI artinya yang terdahulu atau yang mula-mula sekali; (anak) yang tertua. Apa hubungannya dng GKI Sulung?

Scr historis, GKI Sulung berasal dari Tiong Hoa Kie Tok Kauw Hwee (THKTKH) Djoharlaan 4 Surabaya yg sejak 1953 sudah eksis di Surabaya.

Pd thn 1958, THKTKH Khoe Hwee Jatim (masih ingat arti *Khoe Hwee* yg bukan hoenkwe?) yg berbahasa Indonesia, mengganti nama menjadi “GKI Jawa Timur”. Maka pd bln November 1958 THKTKH Djoharlaan yg gedung gerejanya ada di Jl.Djohar pun turut berganti nama menjadi “Gereja Kristen Indonesia Jatim Kota Besar Surabaya”. Oleh krn pertumbuhan jemaat yang semakin besar maka pada tanggal 10 September 1960 disepakati pembagian 5 wilayah atau 5 Jemaat di Surabaya yaitu GKI Djohar yang kemudian menjadi GKI Sulung, GKI Residen Sudirman, GKI Embong Malang – Emaus, GKI Ngagel dan GKI Diponegoro.

GKI Djohar juga terus bertumbuh shg tempat ibadah dan kegiatan gereja di jalan Djohar makin tdk memadai. Pd tgl 4 April 1968 atas anugerah Tuhan, diresmikan gedung Gereja yang baru di *Jl. Sulung Sekolahan 2A*, Surabaya. Mulai saat itu GKI Djohar, beralih nama menjadi GKI Sulung ( _kalau ngikut aturan sih mestinya jadi GKI Sulung Sekolahan, tapi sekolahan khan kurang keren, msh mending kalau kuliahan ini sih sekolahan, maka sekolahannya ngga dipakai_ ).

Jadi kata “Sulung” yg melekat di GKI Sulung ternyata tdk ada hubungan dng arti “sulung” menurut kamus. Sebab kalau konsisten dng kamus, maka yg sulung itu adl GKI Djoharlaan sebelum memecah diri menjadi 5 Jemaat. (ini menurut saya loh).

Yang akan menemani kita dalam SG-GKI hari Senin, 9 Nov 2020 adl Pdt. Nathanael yg bukan Ronny, yaitu Pdt. Nathanael Channing dr GKI Sulung. Kalau mau kulineran, janjian saja dng Pdt.Channing pasti referensinya maknyus.

Ini tautannya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *