Jemaat yg dilahirkan dari kerjasama dua Jemaat Induk sekarang ini bukan hal yg aneh, karena dlm Tager-Talak GKI telah diatur hal tsb.
Tapi tahun 1990-an hal itu adl sesuatu yg baru. Namun tidak adanya pengaturan dlm Tata Gereja GKI Jateng ttg hal tsb tdk mengurangi semangat dan kesungguhan GKI Peterongan dan GKI Karangsaru utk bekerja sama merintis pengembangan pelayanan di wilayah Semarang Timur.
Singkat cerita, pada hari Rabu tanggal 8 Agustus 2001, bertepatan denga HUT ke-56 GKI Jateng, berdirilah jemaat ke 81 di lingkungan Sinode GKI Jateng dng nama GKI Taman Majapahit Semarang.
Dng letaknya yg strategis di komplek perumahan ini, GKI Taman Majapahit “menampung” banyak anggota jemaat dan simpatisan dari berbagai latar belakang denominasi gereja sehingga corak ekumenis jemaat ini sangat terasa. Pembangunan kota Semarang ke wilayah timur kota selama dua tahun terakhir ini membawa prospek baik bagi usaha pembangunan jemaat, baik dalam hal persekutuan maupun dalam hal melaksanakan kesaksian dan pelayanan di tengah masyarakat. Pdt.Surya Giamsyah yg akan menemani kita dalam SG-GKI hari Selasa 20 Oktober adl pendeta GKI Taman Majapahit yg anggotanya tercatat sekitar 400-an.
Kalau anda ikut kebaktian umum di sini siangnya anda bisa wisata kuliner khas Semarang. Selain lumpia semarang, anda bisa menikmati nasi goreng babat gongso, soto bangkong dsb.

Berikut tautannya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *