Pengantar
Situasi Pandemi Covid-19 membuat kita menjalankan kebaktian secara online (dalam jaringan), yang sudah berlangsung selama 6 bulan lamanya, sejak Maret 2020. Dalam 6 bulan ini, kita telah 2 kali melewatkan Perayaan Sakramen Perjamuan Kudus, yaitu di Jumat Agung dan di tengah tahun pada bulan Juli. Seperti di banyak Jemaat GKI lainnya, Majelis Jemaat GKI Gading Indah pun semula memutuskan untuk menunda pelaksanaan Sakramen Perjamuan Kudus sampai kebaktian dapat dilakukan kembali di gedung Gereja. Namun, kondisi pandemi di Indonesia belum membaik sampai saat ini, serta belum adanya  kepastian kapan akan berakhir. Oleh karena itu, Majelis Jemaat dalam Persidangan Majelis Jemaat di bulan September telah memutuskan untuk melayankan Sakramen Perjamuan Kudus pada tanggal 4 Oktober 2020. Pelaksanaan ini bertepatan dengan Hari Pekabaran Injil di Indonesia dan Hari Perjamuan Kudus se-Dunia. Pelaksanaan tetap dalam bentuk Kebaktian Minggu Online (KMOL) GKI Gading Indah yang dapat diikuti di rumah masing-masing, karena situasi yang belum memungkinkan kebaktian onsite kita laksanakan bersama. Tentu saja, Perjamuan Kudus yang dilayankan secara online ini bukanlah sesuatu yang ideal dan tidak akan kita laksanakan dalam situasi yang biasa. Tetapi, hal ini juga merupakan kesempatan kita untuk belajar bahwa sebagai Gereja kita harus selalu bersiap untuk menghadapi perubahan konteks di mana kita ada.

Kita juga percaya bahwa Sakramen Perjamuan Kudus akan senantiasa mengingatkan kita akan karya keselamatan Allah dalam Yesus Kristus, akan persekutuan dengan Tuhan dan saudara-saudara seiman yang melampaui batasan-batasan ruang dan waktu. Perjamuan Kudus ini bukan berpusat pada wujud roti dan air anggur yang biasa kita gunakan dalam pelaksanaan di gereja, melainkan kepada apa yang menjadi simbol dari roti dan anggur itu sendiri, yaitu tubuh dan darah Kristus yang telah berkorban untuk keselamatan dunia. Perjamuan Kudus ini menjadi sebuah peringatan akan Yesus Kristus yang telah menyelamatkan kita semua (1Kor. 11:23-26). Sebagaimana dinyatakan juga dalam pengajaran GKI mengenai Perjamuan Kudus, yaitu kita tidak terpaku pada apa yang kelihatan tetapi pada karya kasih dan anugerah keselamatan Tuhan Yesus Kristus yang mengatasi segalanya.

Perjamuan Kudus Online di Rumah
Sekalipun nanti kita akan mengikuti Sakramen Perjamuan Kudus Online ini di rumah, namun kebaktian tersebut tetap merupakan Sakramen Gerejawi. Oleh karena itu, Sakramen Perjamuan Kudus Online ini dapat diikuti dan dilayani oleh mereka yang telah mengaku percaya/sidi, atau baptis dewasa, serta tidak berada di bawah penggembalaan khusus. Hingga saat ini, kita sebagai Gereja belum melayankan Sakramen Perjamuan Kudus bagi anak- anak. Maka, kami mengharapkan agar para orangtua dapat memberi pengertian kepada anak-anak selama pelayanan Sakramen Perjamuan Kudus ini untuk tidak ikut serta mengambil roti dan anggur yang disediakan untuk Perjamuan. Setelah selesai kebaktian, setiap keluarga dapat mengadakan perjamuan kasih yang melibatkan anak-anak, dengan dipimpin salah seorang anggota keluarga yang dewasa. Apabila ada anggota keluarga yang sulit untuk mengikuti Sakramen Perjamuan Kudus ini karena usia lanjut atau sedang sakit, maka kami mendorong agar salah satu anggota keluarga dapat melayankan Sakramen Perjamuan Kudus bagi mereka. Kami juga mengundang dan menyambut dengan sukacita bagi saudara-saudara dari Gereja lainnya, yang juga telah mengaku percaya atau dibaptis dewasa untuk ambil bagian dalam Sakramen Perjamuan Kudus ini.
Sebagaimana sikap yang semestinya terhadap Sakramen Gerejawi, maka kita semua diajak untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk mengikuti Sakramen Perjamuan Kudus ini, sekalipun kita ikuti secara online di rumah masing-masing. Majelis Jemaat juga menghimbau agar kita semua dapat mengikuti Sakramen Perjamuan Kudus ini secara bersama-sama di waktu yang sama, yaitu pada Kebaktian Minggu Online tanggal 4 Oktober 2020 yang dimulai pada pukul 09.00 WIB. Kiranya dengan demikian, maka kebersamaan kita sebagai satu tubuh Kristus, GKI Gading Indah, dapat lebih kita rasakan.

Persiapan di Rumah
Untuk mengikuti Sakramen Perjamuan Kudus online ini, maka ada dua hal mendasar yang harus Anda siapkan di rumah sebelum mengikuti kebaktian, yaitu roti dan anggur sebagai simbol Perjamuan Kudus itu sendiri.

  • Simbol dalam wujud Roti Perjamuan. Anda dapat menggunakan roti tawar yang dipotong kecil. Jika Anda sulit untuk mendapatkan roti tawar, maka Anda dapat menggunakan alternatif berupa biskuit yang dipotong kecil, atau sedikit nasi.
  • Simbol dalam wujud Anggur Perjamuan. Anda dapat menggunakan air anggur berupa jus sebanyak isi satu sloki. Jika Anda sulit untuk mendapatkan jus anggur, maka Anda dapat menggunakan alternatif berupa teh atau air putih. Taruhlah dalam sloki atau dalam gelas apapun yang ada di rumah Anda.

Taruh roti dan anggur dalam wadah, letakkan di atas meja dekat posisi Anda akan mengikuti Sakramen Perjamuan Kudus Online ini. Posisikan juga letak Handphone atau layar yang akan Anda gunakan di tempat yang mudah, sehingga Kebaktian dapat diikuti dengan baik.
Perhatikan agar jumlah roti dan air anggur cukup untuk semua orang yang akan mengikuti Sakramen Perjamuan Kudus di rumah.

Pelaksanaan Sakramen Perjamuan Kudus Online
Pada tanggal 4 Oktober 2020 nanti, maka yang akan melayankan pembagian roti dan anggur di rumah adalah salah satu anggota keluarga yang telah dibaptis dewasa/mengaku percaya. Jika Anda beribadah sendiri maka Anda melayani diri Anda sendiri untuk mengambil roti dan anggur yang telah Anda persiapkan. Dalam kondisi seperti ini, tentu pelaksanaan Perjamuan Kudus akan mengalami perbedaan suasana dari Perjamuan Kudus yang biasa kita lakukan di gedung gereja. Silakan Anda mengikuti urutan Perjamuan Kudus sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Pendeta ketika memimpin Kebaktian nanti. Roti akan diambil (atau dibagikan ke anggota keluarga) terlebih dahulu, mengikuti petunjuk dari Pendeta setelah Pendeta membacakan formulasi Perjamuan Kudus, lalu berkata: “ambillah”. Lalu roti dimakan, setelah Pendeta yang memimpin sakramen mengatakan “makanlah”. Demikian pula dengan air anggur. Air anggur akan diambil (atau dibagikan ke anggota keluarga), mengikuti petunjuk dari Pendeta: “ambillah”. Lalu air anggur diminum, setelah Pendeta mengatakan “minumlah”. Setelah Sakramen Perjamuan Kudus, kebaktian minggu akan dilanjutkan sesuai liturgi yang ada.

Penutup
Demikianlah panduan untuk mengikuti Sakramen Perjamuan Kudus secara online pada tanggal 4 Oktober 2020 nanti. Kiranya Tuhan memampukan kita semua untuk menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya dan Ia melayakkan kita semua untuk dapat menyambut Sakramen Perjamuan Kudus ini dengan penuh sukacita. Tuhan memberkati.

Majelis Jemaat GKI Gading Indah,
September 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *