Sejarah

Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jl. Gading Indah III NF1/20, atau biasa disebut dengan nama GKI Gading Indah, berawal dari persekutuan sejumlah anggota Jemaat beberapa Jemaat GKI di kawasan Kelapa Gading yang baru mulai bertumbuh di awal tahun 80-an. Seiring dengan perjalanan waktu dan melalui berbagai proses gerejawi yang berlaku di GKI Sinode Wilayah Jawa Barat (d/h GKI Jabar), setelah sebelumnya menjadi Pos Kebaktian Pelayanan Kesaksian (KPK) GKI Gunung Sahari pada tanggal 23 Maret 1986 dan Bakal Jemaat (Bajem) pada tanggal 23 Oktober 1988, maka pada tanggal 7 Mei 1990, GKI Gading Indah resmi menjadi sebuah Jemaat mandiri. Dalam tubuh GKI, GKI Gading Indah juga adalah bagian dari GKI Sinode Wilayah Jawa Barat dan Klasis Jakarta Timur.

 

Selain gedung gereja di Jl. Gading Indah III, GKI Gading Indah, dalam kerjasama pengelolaan dengan BPK Penabur Jakarta, juga menggunakan kompleks BPK Penabur Kelapa Gading, Jl. Hibrida Raya, sebagai tempat kebaktian. Khususnya aula TKK VI sebagai tempat kebaktian umum ke-2 setiap hari minggu pk. 09.00 dan tempat penyelenggaraan ibadah-ibadah khusus/hari raya gerejawi, serta kompleks SDK VI sebagai tempat penyelenggaraan kebaktian anak/Sekolah Minggu.